Berita

Gedung Merah Putih KPK/Net

Hukum

KPK Kembali Tahan 6 Anggota DPRD Jambi

JUMAT, 01 SEPTEMBER 2023 | 17:49 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kasus dugaan suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi TA 2017-2018 atau kasus uang ketok palu yang melibatkan mantan Gubernur Jambi, Zumi Zola, enam anggota DPRD Jambi dikabarkan akan ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari ini, Jumat (1/9).

Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri mengatakan, hari ini pihaknya memanggil enam orang tersangka yang merupakan anggota DPRD Provinsi Jambi untuk hadir di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Keenam tersangka yang dipanggil, yakni Mely Hairiya (MH) selaku anggota DPRD Jambi periode 2014-2019, Luhut Silaban (LS) selaku anggota DPRD Jambi periode 2014-2019 dan 2019-2024, Edmon (E) selaku anggota DPRD Jambi periode 2014-2019 dan 2019-2024.


Selanjutnya, M. Khairil (MK) selaku anggota DPRD Jambi periode 2014-2019 dan 2019-2024, Rahima (R) selaku anggota DPRD Jambi periode 2014-2019 dan 2019-2024, dan Mesran (M) selaku anggota DPRD Jambi periode 2014-2019 dan 2019-2024.

"Para tersangka telah hadir di Gedung Merah Putih KPK dan segera dilakukan pemeriksaan," ujar Ali kepada wartawan, Jumat siang (1/9).

Berdasarkan informasi, setelah dilakukan pemeriksaan, keenam tersangka tersebut akan langsung dilakukan penahanan. KPK pun berencana akan menggelar konferensi pers pengumuman penahanan keenam tersangka tersebut pada hari ini.

Perkara ini merupakan pengembangan dari perkara yang sebelumnya menjerat Zumi Zola dan 23 orang lainnya yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. Dalam pengembangan perkara, KPK menetapkan 28 anggota DPRD Jambi periode 2014-2019 sebagai tersangka.

Yakni, Syopian (SP), Sofyan Ali (SA), Sainuddin (SN), Muntalia (MT), Supriyanto (SP), Rudi Wijaya (RW), M Juber (MJ), Poprianto (PR), Ismet Kahar (IK), Tartiniah RH (TR), Mauli (MU), Nasri Umar (NU), Abdul Salam Haji Daud (ASHD), Djamaluddin (DL).

Selanjutnya, Muhammad Isroni (MI), Hasan Ibrahim (HI), Kusnindar (KN), Hasani Hamid (HH), Agus Rama (AR), Bustami Yahya (BY), Hasim Ayub (HA), Nurhayati (NR), Mely Hairiya (MH), Luhut Silaban (LS), Edmon (EM), M Khairil (MK), Rahima (RH), dan Mesran (MS).

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya