Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Azerbaijan Panggil Dubes Prancis atas Kontroversi Terkait Jalur Lachin

KAMIS, 31 AGUSTUS 2023 | 21:16 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah Azerbaijan memanggil Duta Besar Prancis untuk Baku pada Kamis (31/8), sebagai respons atas kontroversi yang muncul akibat komentar dan tindakan dari pejabat Prancis.

Seperti dikutip Anadolu Agency, pemanggilan itu terjadi setelah pejabat Prancis, termasuk Wali Kota Paris, Anne Hidalgo mengeluarkan komentar provokatif terhadap Baku dan mengirimkan kargo kemanusiaan di sepanjang jalur darat Lachin, yang menjadi titik sensitif antara Azerbaijan dan negara tetangganya, Armenia.

"Pejabat Prancis Hidalgo menemani kendaraan pengiriman kargo kemanusiaan dan juga melontarkan pernyataan provokatif terhadap Azerbaijan," kata pernyataan dari Kementerian Luar Negeri.


Untuk itu, sebuah nota diplomatik telah diserahkan pemerintah Azerbaijan kepada duta besar negara itu, sambil mengecam tindakan yang dilakukan pejabat Prancis, yang dianggap telah mencampuri urusan dalam negeri dan menyerang kedaulatan dan integritas negara.

"Upaya mengirim barang ke wilayah Azerbaijan tanpa persetujuan sebelumnya dengan Baku bertentangan dengan kerangka hukum internasional mengenai pengiriman bantuan kemanusiaan internasional,” tambah kementerian tersebut.

Pernyataan ini juga menggarisbawahi bahwa tindakan semacam itu dapat membahayakan upaya normalisasi yang tengah dilakukan dan yang diperjuangkan oleh berbagai aktor internasional di kawasan tersebut.

Dalam beberapa bulan terakhir, ketegangan antara Azerbaijan dan Armenia diketahui terus meningkat, meskipun pembicaraan mengenai perjanjian perdamaian jangka panjang sedang berlangsung di kawasan tersebut.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya