Berita

Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, mendapat hadiah kuda istimewa dari Partai Golkar/RMOL

Politik

Hadiahi Seekor Kuda ke Prabowo, Airlangga: Ini Kuda Berprestasi, Lambang Kemajuan

KAMIS, 31 AGUSTUS 2023 | 19:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mendapat hadiah seekor kuda dari Partai Golkar saat menghadiri acara Public Lecture Golkar Institute di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Kamis sore (31/8).

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto mengatakan, kuda yang diberikan kepada Prabowo itu bukan kuda sembarangan. Menurutnya, kuda tersebut merupakan kuda yang berprestasi.

“Pak Prabowo, tadi Golkar menyerahkan seekor kuda yang gagah, kuda ini bukan sembarang kuda, tapi ini kuda yang dikembangbiakkan, kuda ini berprestasi,” ucap Airlangga.


“Di sini ada tokoh Golkar Pak Bambang Heri, nah beliau itu punya 100 kuda Pak, dan punya stable, punya breeding di Salatiga, punya di Kalimantan dan ada di Jakarta, sehingga ini menjadi bagian daripada hobi juga mencari prestasi,“ imbuhnya.

Di sisi lain, Airlangga menyebut bahwa berkuda merupakan salah satu ajaran Islam, sebagaimana tertuang dalam hadist Nabi Muhammad SAW bahwa ada 3 jenis olahraga yang dianjurkan yakni berkuda, berenang, dan memanah.

Lanjut Airlangga, kuda ini melambangkan agar kita terus memacu, cepat, meloncat menuju kemajuan. Hal ini juga sesuai dengan nama koalisi mereka, Koalisi Indonesia Maju.

“Kita ingin lari dengan kencang, lompatan menuju Indonesia Emas menjadi Indonesia Maju. Koalisi Indonesia Maju saya lihat mendapatkan respons positif dari berbagai media dan ini melanjutkan keberhasilan yang dicapai oleh Bapak Presiden Joko Widodo. Jadi ini komitmen daripada empat partai,” demikian Airlangga.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya