Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Perdana, AI Generatif Milik Google Bisa Diakses Pengguna India dan Jepang

KAMIS, 31 AGUSTUS 2023 | 11:02 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kecerdasan buatan (AI) Generatif yang dipasangkan Google pada mesin pencariannya kini sudah bisa digunakan oleh user di luar Amerika Serikat, yakni India dan Jepang untuk pertama kalinya.

Kabar itu diungkap oleh raksasa teknologi Google Alphabet dalam sebuah penyataan, seperti dimuat US News pada Kamis (30/8).

Pertama kali diluncurkan di AS pada Mei lalu, AI Generatif Google memulai ekspansinya ke negara Asia yang juga memiliki perkembangan teknologi tinggi seperti Jepang dan India.


Fitur AI pada mesin pencarian Google disebut mampu mempermudah pengguna menemukan informasi secara cepat, mirip dengan chatbot AI.

Selain itu, Google juga melengkapi AI generatifnya dengan bahasa yang disesuaikan pada negara asal pengguna.

"Pengguna Jepang akan dapat menggunakan fitur ini dalam bahasa lokal mereka, sementara fitur ini akan tersedia dalam bahasa Inggris dan Hindi di India," ungkap laporan tersebut.

Mulai hari ini, pengguna akan melihat ikon panah baru di samping informasi  yang dapat mereka klik untuk melihat halaman web yang relevan dari AI.

Hal ini memungkinkan mereka mengunjungi sumber informasi AI secara langsung sehingga mereka dapat mempelajari lebih lanjut jawaban atas pertanyaan mereka.  

Sejak diluncurkan, fitur AI tersebut lebih populer di kalangan pengguna muda. Google mengatakan skor kepuasan tertinggi dimiliki oleh mereka yang berusia 18-24 tahun.

Kalangan muda pengguna AI Google ini disebut suka mengajukan pertanyaan dengan cara yang lebih komunikatif.

Untuk mengakses AI Generatif, pengguna dapat menemukannya di bagian Search Labs pada aplikasi Google di Android dan iOS dan di Chrome pada desktop.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya