Berita

Ketua DPD Nasdem Kabupaten Cirebon, Asep Zaenudin Budiman/RMOLJabar

Politik

Soal Cawapres Anies Baswedan, Nasdem Cirebon: Kalau Perempuan dari Jatim, Cocok

RABU, 30 AGUSTUS 2023 | 13:23 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ada keinginan dari kader Partai Nasdem di daerah terkait bakal calon wakil presiden yang akan mendampingi bakal calon presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan. Keinginan itu adalah bacawapres Anies adalah sosok perempuan.

"Harapannya sih, Cawapresnya nanti dari Jawa Timur. Apalagi kalau perempuan. Kan cocok," kata Ketua DPD Nasdem Kabupaten Cirebon, Asep Zaenudin Budiman, kepada Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (29/8).

Asep mengatakan, harapan dari kader di daerah patut untuk diperjuangkan. Mengingat, bukan kali pertama, Indonesia dipimpin perempuan. Jauh sebelumnya, yakni pada 2001-2004, sudah pernah mengalami.


"Saat itu, Indonesia dipimpin oleh tokoh perempuan, Ibu Megawati Soekarnoputri. Mudah-mudahan ke depan, harapan kami bisa masuk. Cawapresnya perempuan dari Jatim," ujarnya.

Asep beralasan Cawapres harus dari Jatim, karena ingin meraih simpatik warga Nahdliyin. Pun melihat jumlah penduduk terbanyak kedua di pulau Jawa, adalah Jatim.

Di Jatim sendiri, sudah ada dua nama dari kalangan perempuan yang ramai diperbincangkan. Ada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan Zannuba Ariffah Chafsoh atau yang lebih dikenal dengan Yenny Wahid.

"Keduanya digadang-gadang sedang diincar sejumlah parpol. Khofifah sendiri dalam beberapa pernyataan politiknya, mengaku sudah ada beberapa parpol yang menjalin komunikasi terkait peluangnya menjadi cawapres," ujarnya.

Asep mengungkapkan, putri Presiden keempat Republik Indonesia Abdurrahman Wahid tersebut sempat mengaku, memiliki kedekatan khusus dengan Capres yang diusung Nasdem.

"Nah kan pilihannya, bisa Khofifah bisa juga Yenny Wahid," kata Asep.

Asep memastikan, jika kader di daerah solid mendukung keputusan apapun dari partai koalisi perubahan. Pihaknya pun tidak merasa khawatir, dengan koalisi gemuk di Koalisi Indonesia Maju (KIM). Pihaknya optimistis, kandidat Capres yang telah diusung koalisi perubahan, bisa menang.

"Biarpun di Kabupaten Cirebon mungkin perolehannya tidak terlalu signifikan. Tapi kami meyakini, kalau Anies pasti menang," ujarnya.

Berkaca dari perkembangan terakhir, Asep meyakini Pilpres diprediksi akan digelar dengan tiga pasang calon. Yakni, Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

"Kalau tiga pasang calon, bisa dipastikan dua putaran. Kami pasti bisa mendapatkan suara signifikan. Target kami pokoknya bisa meraih 50 persen," tutupnya. 

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya