Berita

Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan/Net

Politik

Menyandingkan Anies-Ganjar, Solusi Kebuntuan Komunikasi?

SELASA, 29 AGUSTUS 2023 | 09:54 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wacana menduetkan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo yang belakangan muncul, menjadi topik hangan di tengah dinamisnya peta koalisi partai politik.

Peneliti Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro menyebutkan, wacana yang pertama muncul dari politisi PDI Perjuangan yang notabene rumah politik Ganjar memang menarik dibedah.

Kata dia, Ganjar Pranowo sebagai bagian dari partai politik berkuasa saat ini yakni PDIP yang dianggap sebagai bakal capres penerus program pemerintahan Presiden Joko Widodo.


Sedangkan, Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden diusung partai yang mayoritas di luar pemerintahan memiliki nilai tawar dengan jargon politik perubahan.

"Selama ini, kedua tokoh tersebut juga dipersepsikan berada dalam posisi politik saling berseberangan," kata Bawono Kumoro kepada wartawan, Selasa (29/8).

Bawono mengatakan, menduetkan kedua tokoh tersebut sebagai pasangan calon di Pilpres 2024, bisa saja akan mencairkan kebekuan komunikasi politik selama ini diantara kubu Ganjar dan kubu Anies.

Sebab, selama ini keduanya berada dalam posisi politik saling berseberangan.

Selain itu, masih kata Bawono, dua tokoh itu sama-sama punya pengalaman sebagai pejabat eksekutif dalam pengelolaan birokrasi.

"Ganjar dan Anies juga memiliki pengalaman dalam memimpin daerah di Jawa Tengah dan DKI Jakarta sehingga apabila berduet bisa saling melengkapi satu sama lain," demikian Bawono.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya