Berita

Ketua Umum terpilih Sapma PP, Teuku Aulia Arief/Net

Politik

Terpilih Jadi Ketum Lagi, Aulia Arief Jamin Sapma PP Netral di Pilpres 2024

MINGGU, 27 AGUSTUS 2023 | 07:26 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) harus selalu menjaga persatuan dan tidak boleh terpecah belah dalam menghadapi Pilpres 2024. Netralitas perlu dijaga karena banyak kader yang turut mencalonkan diri sebagai calon legislatif di berbagai daerah dari beragam partai.

Begitu pesan Teuku Aulia Arief yang kembali terpilih sebagai Ketua Umum Sapma PP untuk kali kedua dalam Musyawarah Nasional (Munas) III Sapma PP 2023 di The Trans Luxury Hotel, Bandung, Sabtu malam (26/8).

“Kita tidak boleh dipecah belah dengan para kandidat-kandidat yang bersaing," kata Aulia Arief.


Dalam kesempatan ini, Aulia Arief juga memastikan bahwa Sapma PP akan bersikap netral pada Pilpres 2024 mendatang.

“Sikap politik kami juga netral, namun tetap menyesuaikan dan kita berjalan dengan apa adanya," tegas Arief.

Terakhir, dia memastikan akan fokus pada program pemberdayaan dari potensi kepemudaan dalam menyikapi bonus demografi agar bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya.

"Terutama masalah nasionalisme, wawasan kebangsaan, dan penguatan ekonomi, khususnya pasca pandemi COVID-19,” tutupnya.

Munas III Sapma PP dibuka pada Jumat (25/8). Acara ini turut dihadiri oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo dan Ketua DPD La Nyalla Mattalitti yang mengisi seminar nasional tentang kebangsaan, pilar pancasila, hingga UUD 1945.

Kemudian ada Founder Jabar Bergerak Atalia Praratya yang bersama dengan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim dan Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid memberikan seminar tentang pembangunan ketahanan ekonomi kerakyatan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya