Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Tinggalkan AS, Arab Saudi Pertimbangkan Bangun PLTN dengan China

JUMAT, 25 AGUSTUS 2023 | 11:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Arab Saudi dilaporkan sedang mempertimbangkan tawaran China untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN), alih-alih melakukan kerja sama dengan Amerika Serikat (AS).

Menurut laporan Wall Street Jounal pada Jumat (25/8), perusahaan milik negara, China National Nuclear Corp (CNNC), telah mengajukan tawaran untuk membangun PLTN di provinsi timur Arab Saudi, dekat perbatasan Qatar dan Uni Emirat Arab (UEA).

Arab Saudi sendiri telah meminta kerja sama AS dalam membangun program nuklir sipil sebagai bagian dari kemungkinan kesepakatan normalisasi dengan Israel.


Pejabat AS mengatakan mereka terbuka untuk berbagi teknologi tenaga nuklir dengan syarat perjanjian tersebut mencegah pengayaan uranium atau pemrosesan ulang plutonium yang dibuat di reaktor, dua jalur untuk membuat senjata nuklir.

Arab Saudi mengakui bahwa mempertimbangkan tawaran China bisa mendorong negosiasi dengan AS agar berkompromi terkait persyaratan non-proliferasi.

Di sisi lain, pejabat Arab Saudi mengatakan mereka juga mempertimbangkan untuk bekerja sama dengan perusahaan Korea Selatan, Korea Electric Power, untuk membangun reaktor pembangkit listrik tenaga nuklir.

Arab Saudi telah membangun hubungan yang lebih dekat dengan China selama setahun terakhir. Pada bulan Maret, China menjadi perantara dimulainya kembali hubungan antara Arab Saudi dan Iran.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya