Berita

Jubir Prancis, Olivier Veran/Net

Dunia

Prancis Ragu Soal Kecelakaan Pesawat yang Menimpa Bos Wagner

JUMAT, 25 AGUSTUS 2023 | 00:24 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kematian Bos Wagner, Yevgeny Prigozhin, dalam sebuah kecelakaan pesawat banyak diragukan kebenarannya oleh Barat.

Prancis melalui juru bicaranya, Olivier Veran, mengaku masih tidak yakin dengan laporan kematian tersebut.

“Kami belum mengetahui penyebab kecelakaan ini. Kami mempunyai keraguan yang beralasan,” ujar Veran dalam siaran televisi France 2.


Jubir Prancis itu ikut mendukung asumsi Presiden AS, Joe Biden, yang menyoroti adanya kemungkinan campur tangan Presiden Rusia, Vladimir Putin, dalam kecelakaan Prigozhin.

Menurut Veran, Prigozhin adalah orang yang pernah dibayar Putin, sehingga apa yang dilakukan olehnya tidak lepas dari apa yang diinginkan pesuruhnya.

"Apa yang dilakukannya (Prigozhin) tidak lepas dari kebijakan Putin yang memberinya tanggung jawab untuk melakukan pelanggaran sebagai pimpinan Wagner, kata Veran.

Lebih lanjut, Veran juga menilai sosok Prigozin dan tentara Wagnernya sebagai sumber kekacauan dan kekerasan berbasis militer di berbagai negara.

“Prigozhin meninggalkan kuburan massal. Dia meninggalkan kekacauan di sebagian besar dunia, saya memikirkan Afrika, Ukraina, dan Rusia sendiri," tegasnya.

Prigozhin masuk dalam daftar 10 penumpang jet pribadi Embraer yang jatuh di kawasan Tver. Pesawat itu jatuh setelah lepas landas dari Bandara Sheremetyevo di Moskow, dengan tujuan St. Petersburg.

Kabar kematian Prigozhin muncul dua bulan setelah upaya pemberontakan Wagner di Rusia yang gagal karena gencatan senjata yang ditengahi oleh Belarusia.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya