Berita

Pembukaan National Leader Forum (NLF) di Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2022 lalu/Ist

Nusantara

Besok, Rapimnas KAPPIJA-21 Dibuka Menpora Dito Ariotedjo

KAMIS, 24 AGUSTUS 2023 | 22:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia Jepang Abad 21 (KAPPIJA-21) akan menggelar rapat pimpinan nasional (Rapimnas) sekaligus sarasehan dan silaturahmi nasional di Tangerang Selatan, Banten, pada 25 sampai 27 Agustus 2023.

Kegiatan tersebut merupakan ajang silaturahmi tahunan antara pengurus pusat (PP) dan pengurus daerah (Pengda) serta alumni KAPPIJA-21 dari seluruh Indonesia dan negara sahabat.

Ketua Umum KAPPIJA-21, Sjahriati Rohmah mengatakan, kegiatan rapim akan merumuskan serta mengevaluasi kegiatan pengda serta mendiskusikan berbagai kegiatan berkaitan potensi SDM, ekonomi, sosial dan budaya di masing-masing daerah.


“Banyak instansi dan lembaga pemerintah maupun swasta mendukung penuh kegiatan ini,” kata Sjahriati dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/8).

Kegiatan berskala nasional itu akan diikuti oleh perwakilan dari 17 pengurus daerah, dewan pengawas dan undangan member ASEAN Japan Friendship Association (AJAFA-21).

Kegiatan tersebut mengusung tema "Kappija-21 Mendukung Peningkatan Produktivitas Untuk Transformasi Sumber Daya Manusia, Ekonomi dan Sosial Dalam Optimalisasi Kerja Sama ASEAN dan Jepang.”

Pada hari pertama, KAPPIJA-21 akan menggelar rapimnas dan sarasehan. Kegiatan ini akan dibuka langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo. Semntara Pj Gubernur Provinsi Banten dan Kepala JICA diagendakan menjadi pembicara.

Sementara itu, sarasehan nasional akan dibalut dengan talkshow yang menghadirkan sejumlah narasumber.
 
Lalu pada 27 Agustus 2023, digelar kegiatan National Leader Forum (NLF) sebagai rangkaian dari rapimnas.

KAPPIJA-21 saat ini memiliki anggota 5.500 alumni yang tersebar di 14 pengda seluruh Indonesia. Tahun 2023 ini, KAPPIJA-21 dipercaya sebagai Ketua Asosiasi Alumni Program Persahabatan ASEAN Japan Abad- 21 (AJAFA-21) dengan anggota lebih dari 10 ribu orang yang berasal dari negara ASEAN, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Myanmar, Vietnam, Kamboja, Laos, dan Jepang.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya