Berita

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo/Ist

Nusantara

Pemprov Jabar Sabet Penghargaan Pembangunan Kepemudaan dari Kemenpora

KAMIS, 24 AGUSTUS 2023 | 12:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah Provinsi Jawa Barat meraih penghargaan sebagai Pemerintah Daerah dengan Komitmen Rencana Aksi Daerah (RAD) Pembangunan Kepemudaan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Wisma Kemenpora, Jakarta, Rabu (23/8).

Kang Emil, begitu dia karib disapa menuturkan bahwa pembangunan kepemudaan merupakan hal penting. Terutama, dalam mencetak SDM masa depan yang berkualitas.


"Kepemudaan penting, biasanya lebih terkenal olahraganya. Maka ke depan, kepemudaannya juga harus sementereng, sehebat, olahraganya," ucap Kang Emil dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (24/8).

Kang Emil pun menyatakan, Pemprov Jabar memiliki komitmen yang tinggi dalam membangun kepemudaan. Hal itu terbukti dari program-program yang diluncurkan Pemprov Jabar.

Salah satu program tentang kepemudaan yakni Patriot Desa. Patriot Desa memfokuskan peran pemuda sebagai komunikator, integrator dan akselerator yang mendukung penggerak lokal desa agar mampu mengelola berbagai potensi yang ada di desa, dalam dimensi sosial, ekonomi dan lingkungan.

Lanjutnya, Pemprov Jabar juga menggagas program Petani Milenial untuk meregenerasi insan pertanian dan melibatkan generasi muda dalam membangun sektor pertanian dan menjaga ketahanan pangan.

Selain itu, Pemda memiliki program Jabar Future Leaders atau Ajudan Milenial. Program tersebut bertujuan untuk membentuk calon pemimpin yang berintegritas di masa depan.

Peserta program Jabar Future Leaders mendapat kesempatan selama satu pekan untuk menjadi ajudan Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Selama itu, peserta akan merekam dan belajar tentang kepemimpinan yang dapat menjadi ilmu, pengalaman berharga, dan bekal untuk masa depan.

"Masa depan menjadi baik saat kita menyiapkan pemudanya. Saat bonus demografi hadir, pemudanya yang kompetitif, bukan sebaliknya," ucap Kang Emil.

"Maka RAD penting, cegah stunting juga penting. insya Allah kita tunggu Indonesia negara adidaya super power yang pemudanya kelas dunia," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya