Berita

Menteri Energi Inggris, Grant Shapps (tengah) saat berbincang dengan Menteri Energi Ukraina, German Galushchenko (kanan) dan Wakil Menteri Energi Ukraina Yaroslav Demchenkov (kiri)/Net

Dunia

Ukraina Pinjam Rp 3 Triliun dari Inggris untuk Pasok Bahan Bakar Nuklir

KAMIS, 24 AGUSTUS 2023 | 01:33 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah Inggris akan memberi jaminan pinjaman sebesar 192 juta poundsterling atau sekitar Rp 3,7 triliun kepada Ukraina sebagai bentuk dukungan finansial baru untuk memasok bahan bakar nuklir.

Jaminan pinjaman tersebut diumumkan oleh Menteri Energi Inggris, Grant Shapps dalam kunjungannya ke Kyiv. Ia mengatakan, bantuan akan diberikan kepada perusahaan nuklir nasional Ukraina, Energoatom, melalui lembaga kredit ekspor Inggris, UK Export Finance.

Seperti dimuat Sky News pada Rabu (23/8), melalui kesepakatan tersebut, Urenco yang berbasis di Inggris akan menyediakan layanan pengayaan uranium kepada Energoatom, untuk produksi bahan bakar nuklir.


Langkah ini diharapkan akan memperkuat ketahanan energi Ukraina dan mengurangi ketergantungan mereka terhadap layanan dan pasokan bahan bakar nuklir dari Rusia, serta semakin mengisolasi pengaruh Vladmir Putin.

Dalam penjelasan dari Departemen Keamanan Energi dan Net Zero, bantuan pinjaman terbaru ini akan meningkatkan total bantuan finansial non-militer dari Inggris kepada Ukraina menjadi hampir sekitar 5 miliar poundsterling.

"Putin telah menggunakan aspek energi sebagai alat perang. Langkah kita hari ini untuk mendukung pasokan bahan bakar nuklir akan membantu Ukraina untuk merdeka dari ketergantungan pada pasokan Rusia dan sekaligus meningkatkan keamanan energi mereka," ujar Shapps.

Selama kunjungan di Ukraina, Shapps telah melakukan pertemuan dengan pejabat senior Ukraina dan tokoh-tokoh industri energi.

Ia juga sempat mengunjungi pembangkit listrik yang saat ini sedang dalam tahap perbaikan setelah mengalami kerusakan akibat serangan udara yang dilakukan oleh Rusia.

Tak hanya itu, Menteri Shapps juga meluangkan waktunya untuk mengunjungi sebuah taman kanak-kanak di mana ia bertemu dengan Nikita, seorang anak yang tinggal dalam keluarga yang berpartisipasi dalam program Rumah untuk Ukraina di Inggris.

"Dukungan Inggris terhadap Ukraina tidak pernah goyah, terutama dalam menghadapi tindakan agresif Putin. Kami akan terus memberikan dukungan kepada Ukraina dalam menghadapi serangan Rusia dan dalam proses memulihkan negara mereka," pungkas Shapps.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Posko Kesehatan PLBN Skouw Beroperasi Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:03

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

Kapolri: 411 Jembatan Dibangun di Indonesia, Polda Riau Paling Banyak

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:47

Gibran Salat Id dan Halal Bihalal di Jakarta Bersama Prabowo

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:30

Bonus Atlet ASEAN Para Games Cair, Medali Emas Tembus Rp1 Miliar

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:05

Gibran Pantau Arus Mudik dari Command Center Jasa Marga

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:47

Pengusaha Kapal Minta SKB Lebih Fleksibel Atur Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:38

Pengiriman Pasukan RI ke Gaza Ditunda Imbas Perang Iran

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:25

Bias Layar: Serangan Aktivis KontraS Ancaman Demokrasi dan HAM

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:10

Istana Sebar Surat Edaran, Larang Menteri Open House Lebaran Mewah

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:06

Selengkapnya