Berita

Plt Ketum PPP, Mardiono saat ditemui di kawasan Senayan, Rabu (23/8)/RMOL

Politik

Menangkan Ganjar, Tim Tujuh Dibentuk dan Diserahkan ke Jokowi

RABU, 23 AGUSTUS 2023 | 20:44 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

PDIP, PPP dan Hanura membentuk Tim 7 untuk pemenangan Ganjar Pranowo, nama-nama yang tergabung dalam tim itu sudah diserahkan kepada Presiden Joko Widodo.

“PPP dan PDIP juga Hanura kita bertemu, kita berjuang bersama agar memberikan kepastian kepada rakyat. Rakyat pasti bisa menjawab tantangan ini melalui pilihannya yang dipercaya dan diyakini mampu menjawab tantangan ini,” kata Plt Ketum PPP, Mardiono di kawasan Senayan, Rabu (23/8).

Presiden Joko Widodo nantinya akan memilih nama-nama yang akan masuk dalam Tim 7, Mardiono menuturkan bahwa presiden turut campur dalam politik ini lantaran memiliki tanggung jawab besar pada Pemilu 2024.


“Saya menempatkan pak Jokowi dalam konteks dua versi ya. Sebagai presiden dan  kepala negara. Yang memiliki kewajiban netralistas dalam sukses mengantarkan pemilu. Bukan berarti netral tidak cawe-cawe. Karena sebagai kepala negara, presiden dia harus memiliki pertanggungjawaban agar pemilu besok itu dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Menurutnya, Pemilu 2024 mendatang harus bisa dinikmati oleh rakyat, sehingga perlu adanya peran presiden untuk mengorkestrasi agar pemilu sukses dijalankan.

“Itu netralistasnya ada di situ. Tetapi, Pak Presiden Jokowi sebagai kader partai PDIP, ya tentu punyai pikiran-pikiran strategis, bagi seorang kader PDIP itu saya yakini itu,” ujarnya.

“Sama seperti saya kader PPP saya akan melakukan pikiran strategis dengan kader-kader lain untuk menangkan cita-cita partai koalisi atau kerjasama politik dengan partai-partai yang lain itu,” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya