Berita

Kaitlyn Cannon/Net

Dahlan Iskan

Menyebar Porno

RABU, 23 AGUSTUS 2023 | 05:21 WIB | OLEH: DAHLAN ISKAN

AWALNYA foto telanjang itu jadi pernyataan cinta dan perhatian: keduanya memang lagi pacaran. Jarak jauh. Rasa cinta dan perhatian itu membuatnyi berfoto telanjang. Lalu mengirimkannya ke sang cowok. Sebanyak 14 foto.

Hampir 10 tahun kemudian foto itu beredar di medsos. Si cewek sudah menikah. Dengan cowok lain.

Nama si cewek: Kaitlyn Cannon. Kini 29 tahun. Dia stres berat. Sampai harus rutin berobat ke dokter jiwa.


Kaitlyn berhasil menghubungi bekas pacarnyi: mengapa foto itu bisa beredar luas di medsos. Bahkan sampai masuk ke situs porno.

"HP saya pernah hilang," jawab sang mantan. Mereka pacaran selama 4 tahun. Yakni ketika masih sama-sama mahasiswa di Pennsylvania State University. Lalu putus.

Kaitlyn tidak percaya begitu saja atas keterangan mantan. Dia pun menelusuri seluruh situs yang mem-posting fotonyi. Dia lacak: asal usulnya dari mana.

Hasilnya: dia kaget. Foto-foto itu berasal dari situs mantan gurunyi sendiri. Yakni guru matematika saat Kaitlyn masih di SMA Wall High Scholl di New Jersey. Tidak jauh dari pantai lautan Atlantik.

Dia tidak bisa membayangkan bagaimana gurunyi melihat tubuh bugilnyi.

Kaitlyn lapor polisi. Tapi tidak segera ada tindak lanjut. Polisi masih sulit mencari perkara pidananya.

Akhirnya Kaitlyn menggugat ke pengadilan perdata. Di Ocean County Superior Court. Di dekat muara sungai Tom di New Jersey. Sungai ini bermuara di teluk besar pantai timur.

Murid menggugat guru. Sang murid menang.

Ketika gugatan disidangkan, Christopher Doyle mengundurkan diri dari pekerjaan guru.

Ia menghadapi gugatan itu: kalah. Ia harus membayar ganti rugi USD 10.000 kepada Kaitlyn.

Sang guru beralasan: foto-foto itu sudah beredar luas di medsos. Ia pikir sudah menjadi milik publik.

Kaitlyn bisa membuktikan bahwa dia mengalami depresi dan kehilangan banyak kontak sosial.

Dia menerima begitu banyak telepon dari teman-temannyi. Dia sangat malu. Bahkan rumah orang tuanyi juga kebanjiran telepon. Padahal ortu tidak tahu apa-apa.

"Saya sulit menjelaskan pada ortu. Mereka kan datang dari zaman yang berbeda," katanyi. Maksudnyi, di zaman ortu, tidak bisa seorang pacar berfoto telanjang dan dalam hitungan detik mengirimkannya ke pacar di tempat nan jauh.

Setelah berhasil mengatasi kejiwaannyi, Kaitlyn justru mengambil kuliah lanjutan di bidang konsultasi kejiwaan. Dia pun kini bekerja sebagai konsultan jiwa, dengan bekal pengalaman pribadinyi.

Tentu ganti rugi USD 10.000 tidaklah besar. Tapi Kaitlyn lega. Setidaknya dia bisa membuat klarifikasi bahwa foto telanjangnyi bukan bagian dari pornografi.

Kasus mirip itu banyak sekali terjadi di Amerika. Yang paling seru terjadi pekan lalu. Di Texas. Pengedar fotonya dihukum membayar ganti rugi sampai USD 1,2 miliar. Hitung sendiri: lebih Rp 15 triliun.

Itu karena kejadiannya di Texas. Yakni negara bagian yang punya UU paling keras soal beginian. Dan lagi kasusnya memang jauh lebih serius dari yang dialami Kaitlyn.

Yang di Texas ini bukan lagi pacaran. Mereka sudah berumah tangga. Si istri, Jane Doe, sering merekam saat mereka masih lagi hot-hotnya. Rekaman itu tentu dikirim ke HP sang suami.

Jane berumah tangga dengan Jamal Jackson Marques selama empat tahun. Mereka bercerai tahun 2021.

Setelah bercerai, video-video mereka yang panasnya 150 derajat itu beredar di medsos. Yang bikin Jane marah: video itu juga banyak dilihat orang di situs porno terkenal, seperti yang Anda sudah tahu.

"Tiap saat muncul adegan itu. Wajah saya. Bangun tidur saya cek ada lagi. Terus begitu," kata Jane di media Amerika.

Dia mengakui dulunya memang sering saling kirim adegan panas mereka berdua. Tapi jelas sekali: ada klarifikasi bahwa semua video itu hanya untuk kepentingan pribadi.

Dengan demikian si Jamal punya kesengajaan melanggar itu.

Bahkan Jamal sengaja membangun situs sendiri: dropbox folder. Lalu mengirimkannya ke banyak alamat. Termasuk ke tetangga-tetangga Jane, ke tempat kerja Jane, dan ke lingkungan Jane.

Si istri menggugat mantan. Berhasil. Menang. Dapat ganti rugi yang begitu fantastis.

Putusan ini jadi pembicaraan di antara laki-laki di sana: jangan main-main dengan hukum Texas. Lebih-lebih jangan main-main dengan wanita Texas!

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Prediksi Mossad Gagal, Netanyahu Disebut Murka ke Direktur Intelijen

Senin, 23 Maret 2026 | 13:39

Kasus Andrie Yunus Bisa Diusut Timwas Intelijen DPR

Senin, 23 Maret 2026 | 13:23

Pengamat: Trump Inkonsisten Soal Selat Hormuz

Senin, 23 Maret 2026 | 13:09

Daftar Negara yang Terancam Bangkrut Akibat Perang Iran

Senin, 23 Maret 2026 | 12:53

Gebrakan Xiaomi SU7 2026: Ludes 15 Ribu Unit dalam 34 Menit, Daya Jelajah Tembus 900 Km!

Senin, 23 Maret 2026 | 12:37

H+2 Lebaran, Emas Antam Turun Rp50 Ribu

Senin, 23 Maret 2026 | 12:35

WFH Jangan Ganggu Kinerja Perusahaan, DPR Minta Pemerintah Hati-hati

Senin, 23 Maret 2026 | 12:31

124 Perusahaan Truk Kena Sanksi Saat Lebaran, Mayoritas Pelanggaran ODOL

Senin, 23 Maret 2026 | 12:08

Menhub Siapkan Strategi Khusus Amankan Arus Balik Lebaran 1447 H Lintas Sumatra-Jawa

Senin, 23 Maret 2026 | 11:27

DJP: Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta, Lapor SPT Tahunan Capai 8,7 Juta

Senin, 23 Maret 2026 | 11:03

Selengkapnya