Berita

Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi/RMOL

Politik

PPP: Tak Pernah Ada Wacana Ganjar-Anies

SELASA, 22 AGUSTUS 2023 | 16:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tak pernah mendengar ada wacana menduetkan Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan pada Pilpres 2024.

Hal itu diungkapkan Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi atau Awiek, kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/8).

“Nggak ada,” tegas Awiek.


Menurutnya, nama-nama bakal Cawapres pendamping Ganjar Pranowo masih merujuk pada apa yang pernah disampaikan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, beberapa waktu lalu, yakni Sandiaga Uno, Erick Thohir, Mahfud MD, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

“Belum ada diskusi soal nama-nama di luar yang jalur Mbak Puan itu,” katanya.

Meski begitu, juru bicara PPP itu tak ingin berspekulasi terkait pernyataan Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, yang membayangkan Ganjar dan Anies bersatu, tak lebih dari sekadar bercanda.

“kita tak mau buru-buru berspekulasi. Konteks pernyataan Pak Said itu seperti apa, apakah dalam konteks guyon menyampaikan landscape secara global atau apa,” tuturnya.

Sebelumnya, dalam sebuah pernyataan, Said Abdullah mengatakan, ia membayangkan Ganjar Pranowo bersatu dengan bakal Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan.

Ia meyakini pasangan Ganjar-Anies akan kuat dan mampu memenangkan Pilpres 2024, serta bisa menjadikan Indonesia ke depan semakin gemilang, karena keduanya figur muda dan enerjik.

“Bagi kami, Anies bukan kompetitor yang patut diremehkan. Beliau dengan Ganjar sosok yang cerdas, satu almamater, kampus terhebat di Indonesia, Universitas Gajah Mada. Apalagi jika keduanya gabung jadi satu kekuatan, tentu bagus buat masa depan kepemimpinan nasional, muda, cerdas, dan enerjik," kata Said, Senin (21/8).

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Sambut Wacana Revisi UU Tipikor, Komisi III DPR: Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32

Mahasiswa Bentangkan Poster Raksasa Tolak Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27

Asta Cita Sulit Berjalan Tanpa Stabilitas Keuangan dan Pemerintahan Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:22

Sahroni Minta Polisi Jaga Adik-adik Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:11

Mahasiswa Demo Mabes Polri, Jangan Kriminalisasi Pegawai PLN

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:57

Nasdem Bedah Pemikiran Bung Hatta untuk Perkuat Etika Politik

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:51

Koperasi Sawit Didorong Bangun Pabrik CPO hingga Kilang Minyak Goreng

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45

Massa Tertahan di Depan Gedung UOB, Desak Polisi Buka Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:41

IHSG Menguat Tipis Usai RUPSLB BEI Setujui Dividen Rp1,56 T

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:24

Massa Berbaju Hitam Lewat Kantor KPU RI Menuju Bundaran HI

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:14

Selengkapnya