Berita

Maruarar Sirait/ist

Hukum

Kritik Transparansi PSSI, Maruarar Minta Erick Serahkan Hasil Audit ke Penegak Hukum

SENIN, 21 AGUSTUS 2023 | 02:49 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Maruarar Sirait, mengkritik kinerja Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) lantaran terus berpolemik. Dia pun mendorong Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, agar lebih tegas sehingga masalah persepakbolaan di Tanah Air dapat diselesaikan.

"Di Indonesia itu masalah kita bukan aturan, masalah kita penegakan hukum, penegakan aturan. Makanya, dibutuhkan orang yang bersih. Nggak mungkin membersihkan dengan sapu yang kotor. Orang yang punya banyak kepentingan pasti nggak bisa tegas," ucapnya dalam riset Lembaga Survei Indonesia (LSI) bertema "Sepak Bola Kita: Antara Masalah dan Prestasi" secara daring, Minggu (20/8).

Ara biasa akrab disapa menyinggung transparansi audit PSSI. Apalagi, hasil audit periode 2020-2022 belum dipaparkan secara terbuka, diserahkan kepada penegak hukum, bahkan tidak jelas tindak lanjutnya.


"Periode Pak Erick belum pernah, ya? Berarti terakhir 2019. (Laporan audit) 2020, 2021, 2022 belum pernah (diserahkan kepada penegak hukum). Catat semuanya, nih," tuturnya.

"Jadi, saya akan ingatkan Pak Erick, 'Anda harus memberikan hasil audit itu kepada aparat penegak hukum'," imbuhnya.

Ara pun mendorong PSSI terbuka atas semua masalah yang ada selain hasil audit agar kontrol publik semakin tinggi. Dicontohkannya dengan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang melibatkan bekas Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo.

"Kita lihat kasus Ferdy Sambo. Berapa banyak berapa kasus hukum di Indonesia itu bisa terbuka, bisa berproses karena benar dan adil. Buat masalah PSSI itu terbuka. Masalah keuangan, masalah wasit, dan sebagainya, pasti akan bagus," jelasnya.

"Saya akan minta Pak Erick buka semua masalahnya supaya Pak Erick, saya yakin tidak punya beban, supaya dapat dukungan publik untuk melakukan hal-hal yang besar, yang benar, yang tegas, dan yang cepat. Begitu caranya," sambung dia.

Ara melanjutkan, masalah yang menerpa PSSI tidak lepas dari kepemimpinan dan kepercayaan. Dia meyakini bahwa semua problem yang ada dapat selesai jika dipercaya. Sponsor pun bakal berdatangan.

"Jadi, menurut saya, kalau sepak bola Indonesia maju, pemimpinnya harus dipercaya, timnya harus dipercaya, kontrol publiknya harus tinggi," tegasnya.

Lebih jauh, Ara berpendapat, kinerja Erick sebagai Menteri BUMN bagus karena mampu membongkar korupsi yang terjadi di perusahaan-perusahaan negara.

"Kenapa di PSSI tidak? Kecuali memang tidak ada korupsi di PSSI," tandas Ara.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya