Berita

Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan ketika memberi sambutan dalam ASEAN-United Kingdom (UK) Forum on Regional Industrial Integration yang digelar di Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu, 19 Agustus 2023/Ist

Bisnis

Tumbuhkan Investasi, Mendag Zulhas Gali Peluang Kerja Sama Industri ASEAN-Inggris

MINGGU, 20 AGUSTUS 2023 | 11:01 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Industri menjadi sektor paling penting bagi kebanyakan negara ASEAN. Sehingga kerja sama industri bisa membantu pertumbuhan ekonomi di tingkat kawasan.

Begitu yang disampaikan oleh Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan ketika memberikan sambutan dalam ASEAN-United Kingdom (UK) Forum on Regional Industrial Integration yang digelar di Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu (19/8).

Forum ini merupakan bagian dari rangkaian Pertemuan ke-55 para Menteri Ekonomi ASEAN (55th ASEAN Economic Ministers’/AEM Meeting). Forum dihadiri oleh Menteri Perdagangan Internasional Inggris Nigel MP Huddleston dan Duta Besar Inggris untuk ASEAN Sarah Tiffin.


Dalam paparannya, Mendag Zulkifli menyoroti perubahan lanskap ekonomi kawasan dan global dalam beberapa dekade terakhir. Bahkan pandemi Covid-19 telah mendisrupsi kegiatan perekonomian, termasuk industri manufaktur.

Untuk itu, ia berharap agar forum tersebut dapat meningkatkan kerja sama antara industri ASEAN dan Inggris, serta mempercepat pertumbuhan investasi di ASEAN.

"Sektor industri sangat penting bagi kebanyakan negara anggota ASEAN. Pelaku usaha ASEAN dan Inggris dapat memanfaatkan forum ini untuk membahas berbagai kemungkinan kerja sama berbasis industri
ASEAN," paparnya.

Menurut Mendag Zulkifli, terdapat empat hal yang dibahas dalam forum tersebut.

Pertama, tema dan hasil dari capaian prioritas ekonomi Indonesia (Priority Economic Deliverables/PED) tentang Inisiatif Industri Berbasis Proyek di ASEAN. Kedua, peluang sektoral utama dalam proyek industri pan-regional ASEAN. Ketiga, tantangan pelaksanaan proyek. Keempat, jenis dukungan fasilitasi yang diperlukan untuk proyek dimaksud.

Sejauh ini, Inggris telah memberikan dukungannya terhadap dua PED Indonesia melalui penyusunan studi. Pertama, ASEAN Industrial Project-Based Initiatives. Kedua, Roadmap of ASEAN Harmonised Standard for Supporting the Implementation of Sustainable Development Goals.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya