Berita

Anies Baswedan saat tampil di channel Youtube Kompastv/Repro

Politik

Diisukan Dijegal, Anies: Itu Normal, Nggak Usah Cengeng

SABTU, 19 AGUSTUS 2023 | 18:12 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan, tak merasa ada pihak yang menjegalnya terkait pencapresan pada Pemilu 2024.

Pernyataan tegas itu diungkapkan Anies dalam acara "Tanya Jawab Masyarakat dengan Anies Baswedan|Desak Anies", yang disiarkan di channel YouTube Kompastv, dikutip redaksi Sabtu (19/8).

Saat host David Nurbianto, yang juga komika, bertanya ke Anies, "Banyak yang bilang anda dijegal dalam kontestasi ini, apa Pak Anies merasa dijegal? Kalau ya, dijegal dalam bentuk apa?"


Anies dipersilahkan menjawab dalam waktu 60 detik atau 1 menit. Awalnya dia merasa hal itu aneh, dan seharusnya tidak ditanyakan ke dirinya. Kalau pun penjegalan itu benar ada, Anies menganggap itu hal yang biasa dalam politik.

"Bagi saya, di dalam proses politik itu normal ada yang berusaha untuk memangkas, ada yang berusaha untuk menghentikan, ya itulah sebuah kompetisi, saling coba menahan, menghentikan," tukasnya.

Dia pun mengajak agar jangan lemah atau cengeng bila merasa ada pihak yang hendak menjegal, terlebih dalam hal politik.

"Kita juga enggak usah cengeng dan berharap dengan ada yang coba menghentikan itu. Biasa saja, saya tidak pernah berkeluh kesah, saya tidak pernah merasa dijegal, justru saya merasa inilah bukti bahwa apa yang kita kerjakan Insha Allah mendapat simpati dan kepercayaan dari masyarakat," tegas Anies.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya