Berita

British Museum, London/Net

Dunia

Barang-Barang Curian dari British Museum Dijual di eBay dengan Harga Murah

SABTU, 19 AGUSTUS 2023 | 14:29 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sejumlah artefak dan barang berharga yang dicuri dari British Museum dilaporkan telah disiapkan untuk dijual melalui situs lelang online eBay dengan harga yang sangat rendah.

Laporan tersebut diungkap oleh The Telegraph yang dirilis pada Kamis, dengan mengatakan barang curian dijual mulai dari harga 40 pound, atau setara dengan Rp 780 ribu.

Sementara, barang-barang yang dirampas ini diketahui memiliki nilai koleksi mencapai hingga 50 ribu pound (Rp 975 juta), seperti perhiasan antik yang berasal dari abad ke-15 hingga ke-19 yang dicuri.


Selain itu dalam laporan terpisah dari Telegraph, British Museum sebelumnya dikabarkan telah mendapat peringatan dari seorang ahli barang antik mengenai dugaan pencurian oleh anggota staf tiga tahun lalu dengan barang yang juga dijual di eBay.

Namun, seperti dimuat JPost, Sabtu (19/8), ahli ini kemudian mendapati barang-barang curian ini kembali ke museum, yang memicu timbulnya keheranan, karena tidak ada tindakan yang diambil terhadap anggota staf tersebut hingga saat ini oleh pihak museum.

Kasus ini kemudian kembali terungkap setelah permata dan artefak ditemukan hilang dan rusak di museum tersebut yang membuat pihak berwenang memecat anggota staf Peter Higgs, yang diduga terlibat dalam pencurian tersebut.

Higgs sendiri merupakan kurator budaya Mediterania di museum tersebut. Meskipun ia telah dikeluarkan dari pekerjaan, namun keluarga Higgs bersikeras bahwa ia tidak bersalah dalam kasus ini.

Tetapi dalam proses penyelidikan, Higgs berhasil dilacak oleh para ahli melalui akun PayPal dan Twitter miliknya.

Menanggapi insiden ini, museum yang merupakan salah satu destinasi wisata paling populer di dunia, mengumumkan bahwa mereka telah mengambil tindakan hukum terhadap individu yang terlibat dalam pencurian tersebut, dan juga memperketat keamanan museum.

"Akibat insiden ini, keamanan museum Hartwig Fischer telah diperketat,  dan tinjauan independen akan mencoba memulihkan permata dan mencegah kejadian serupa terjadi lagi," ujar ketua museum, George Osborne.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya