Berita

Penampilan Sanggar Tari Bumi Aekhula di istana Negara, Jakarta, Kamis (17/8)/Ist

Nusantara

Tarian Bumi Aekhula Asal Nias Barat Sedot Perhatian Jokowi dan Tamu Undangan di Istana Negara

JUMAT, 18 AGUSTUS 2023 | 03:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Penampilan Sanggar Tari Bumi Aekhula menyedot perhatian para tamu undangan di  halaman Istana Kepresidenan pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (17/8). Kostum para penari dengan warna merah menyala menjadi perhatian Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi sempat menyapa mereka dengan menanyakan asal kontingen. Setelah mengetahui berasal dari Nias Barat, Jokowi sontak langsung menanyakan kondisi infrastruktur di sana.
 
Percakapan yang hanya hitungan detik itu, seperti tambahan multivitamin bagi 138 penari dari Nias Barat. Terlihat dari penampilan tim penari polesan Marojahan Andrian Manalu dan Riansyah Putra tersebut begitu sangat atraktif dan mampu menghipnotis sekitar 8.000 tamu undangan yang hadir di Istana.


Tarian Bumi Aekhula merupakan tarian kolaborasi dari beberapa tarian adat daerah dari Kabupaten Nias Barat diantaranya Tari Moyo, Tari Folaya Saembu, Tari Baluse dan Tari Maena. Tari-tarian ini biasa ditampilkan dalam acara adat, acara perayaan dan syukuran di masyarakat.

Tarian Bumi Aekhula sarat dengan makna filosofis dan pesan moral seperti kebersamaan, kerja keras, semangat juang dan ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ritme gerak tari yang beragam mulai dari gerakan lambat dan gemulai hingga gerakan lincah penuh semangat mengisyaratkan dinamika sosial yang terus berproses dan melaju.

Tarian Bumi Aekhula kemudian dilanjutkan dengan Tari Baluse atau Tari Perang. Baluse artinya perisai yang berfungsi sebagai pertahanan dan perlindungan saat berperang. Tari Baluse ditampilkan oleh penari laki-laki.

Tari Maena menjadi penutup dari rangkaian Tarian Bumi Aekhula. Tari Maena merupakan tari  yang dilakukan bersama-sama oleh segala kalangan. Tari ini memiliki makna kebersamaan, kegembiraan dan kemeriahan.

Bupati Nias Barat, Khenoki Waruwu begitu terpesona setelah tarian ini memukau seluruh tamu undangan di Istana Negara.

"Tentu momentum ini menjadi satu kebanggaan bagi kami, wilayah paling ujung di Kepulauan Nias. Semoga kontingen Nias Barat yang sudah ada di Jakarta, bisa menampilkan yang terbaik dan membanggakan bagi seluruh warga Kepulauan Nias Umumnya, dan Nias Barat khususnya," kata Khenoki.

Dia juga berterima kasih pada semua pihak yang telah mendukung tersosialisasinya sanggar tari dari wilayah yang dipimpinnya itu bisa dikenal luas oleh seantero rakyat Indonesia.

"Saya sangat berterima kasih untuk dukungan penuh dari Garuda Indonesia, Pertamina yang sudah menjadi sponsor kami, sehingga sanggar tari Nias Barat bisa tampil di istana," pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya