Berita

Presiden Joko Widodo/Ist

Politik

Mulai Serang Prabowo, PDIP Marah ke Jokowi?

KAMIS, 17 AGUSTUS 2023 | 21:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

PDI Perjuangan seharusnya tidak perlu khawatir dan menyoal sikap politik Presiden Joko Widodo (Jokowi) jika mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2024. Dalam politik, adalah hal biasa mendukung calon lain dan saling bermanuver.

Pasalnya, belakangan PDIP mulai melancarkan kritik terhadap bakal capres Prabowo Subianto. Mulai dari proyek Food Estate hingga menyoal deklarasi dukungan capres Prabowo Subianto di Museum Naskah Proklamasi.

“PDIP menyerang karena marah Jokowi dirayu untuk mendukung koalisi Prabowo. Dan dalam konteks politik, Jokowi sih bisa saja mendukung Prabowo, namanya juga politik,” ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu, Kamis (17/8).


Namun demikian, kritik PDIP terhadap Prabowo tersebut tidak bisa dilepaskan dari Jokowi. Sebab, partai banteng moncong putih itu beranggapan bahwa Prabowo didukung Jokowi.

“Kalau ibarat menembak burung, satu tembakan dua burung kena. Sekali kritik Prabowo, ya mengkritik Jokowi juga,” pungkasnya.

Proyek lumbung pangan atau Food Estate yang dikerjakan pemerintah mulai disenggol PDIP. Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, bahkan menyebut proyek ini sebagai bagian dari kejahatan lingkungan.

Menurut Hasto, PDIP memberikan catatan yang serius atas upaya Presiden Jokowi membangun Food Estate. Katanya, politik seharusnya merawat kehidupan dan menjaga bumi pertiwi. Sementara program Food Estate justru membabat hutan.  

“Kebijakan itu ternyata disalahgunakan, kemudian hutan-hutan justru ditebang habis, dan Food Estate-nya tidak terbangun dengan baik. Itu merupakan bagian dari suatu kejahatan terhadap lingkungan," ujarnya usai penganugerahan rekor MURI kepada PDIP atas program pengobatan gratis yang berlangsung 218 hari di Ciawi, Bogor, Selasa (15/8).

Tak hanya itu, Hasto juga kemudian menyindir deklarasi dukungan Golkar dan PAN terhadap Prabowo yang digelar di Museum Naskah Proklamasi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya