Berita

Menteri Keuangan AS Janet Yellen/Net

Dunia

Makan Jamur Beracun China, Menlu AS Mengaku Baik-baik Saja

RABU, 16 AGUSTUS 2023 | 08:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pengalaman saat memakan jamur halusinogen di Beijing kembali diceritakan Menteri Keuangan AS Janet Yellen.

Berbicara selama wawancara dengan CNN pada Senin (14/8), Yellen mengatakan bahwa dia secara tidak sengaja memakan jamur halusinogen saat dalam perjalanan ke China, tetapi beruntung tidak mengalami efek buruk.

Menlu AS itu sempat menyebabkan kegemparan singkat di media sosial China pada bulan Juli, ketika seorang blogger lokal mengungkapkan bahwa dia telah mengonsumsi jamur jian shou qing liar di restoran Yunnan di Beijing. Diyakini, jika seseorang mengonsumsi jamur tersebut akan berpotensi mengalami psychedelic.


"Staf kami mengatakan bahwa dia sangat menyukai jamur," komentar restoran, mencatat bahwa setelah makan empat porsi, Yellen pasti mengalami "hari yang sangat ajaib".

Namun, kepada Erin Burnett dari CNN Yellen membantah ada efek samping yang dia alami setelah makan jamur tersebut.

“Saya pergi dengan sekelompok besar orang ini, dan orang yang mengatur makan malam kami yang memesan. Ada hidangan jamur yang enak. Saya tidak menyadari bahwa jamur ini memiliki sifat halusinogen. Saya baru mengetahuinya setelahnya," kata Yellen

"Saya membaca bahwa jika jamur dimasak dengan benar, yang saya yakin mereka ada di restoran yang sangat bagus ini, tidak ada pengaruhnya," kata Yellen kepada Burnett.

“Tapi kami semua menikmati jamur, restoran, dan tidak ada dari kami yang merasakan efek buruk setelah memakannya," ujarnya.

Meskipun jamur jian shou qing tidak bersifat psikoaktif saat dimasak sepenuhnya, jamur ini beracun jika dimasak dengan tidak tepat. Mereka dianggap beracun karena berpotensi menyebabkan halusinasi.

Jamur jenis itu kini menjadi populer sejak Yellen melahap hidangan tersebut.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya