Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

PDIP Layu Sebelum Berkembang Jika Ditinggal Jokowi

SELASA, 15 AGUSTUS 2023 | 10:16 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Nasib PDI Perjuangan diyakini akan terkatung-katung, jika pada akhirnya Presiden Joko Widodo mendukung Prabowo Subianto ketimbang Ganjar Pranowo. Jokowi tentu akan realistis melihat peluang Prabowo yang lebih terbuka karena didukung koalisi besar.

"PDIP akan layu sebelum berkembang jika ditinggalkan oleh Jokowi. Jokowi tentu sosok yang realistis dan objektif dalam menentukan pilihan politiknya," ujar Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (15/8).

Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini menilai, Jokowi memiliki kepentingan untuk memastikan presiden berikutnya tetap mendukung dan bahkan meneruskan program-program yang telah dia buat. Atas alasan itu, Jokowi tidak akan memberikan dukungan kepada capres yang potensi kalahnya lebih besar.


Di satu sisi, Saiful memprediksi bahwa segala macam cara akan terus dilakukan PDIP agar Jokowi tetap berada di barisan dan memberikan dukungan kepada Ganjar. Namun, kehendak dan hati nurani Jokowi diyakini tidak dapat dibendung dan tetap akan mendukung Prabowo.

"Jika hal tersebut terjadi, maka bisa dikatakan merupakan awal dari kehancuran PDIP," pungkas Saiful.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Perjalanan Karier Nanik S Deyang dari Jurnalis hingga Pimpin Dewan Pengawas BGN

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23

Deklarasi Gus Kikin Maju Ketum PBNU Tuai Protes Sejumlah PCNU Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:13

Pesan Menag di FABC: Sinodalitas Gereja Cermin Musyawarah dan Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:08

Prabowo Restui Pengunduran Diri Nanik dari BGN, Siapkan Dewan Pengawas Baru

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:06

Emas Antam Mulai Naik, Harga Buyback Tembus Rp2,38 Juta per Gram

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Prabowo Puji Keterlibatan Perwira TNI-Polri dalam Penanganan Bencana Sumatera

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Saat Jakarta jadi Jembatan Persaudaraan Asia

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:45

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.913 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:34

KPK Bongkar Dugaan Penyamaran Aset Bupati Lombok Barat, Pasal TPPU Disiapkan

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:29

Ancaman Houthi Guncang Pasar, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:24

Selengkapnya