Berita

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Gerindra sekaligus bacapres, Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Dukungan Golkar dan PAN ke Prabowo Ibarat Pernikahan Tinggal Menunggu Hari

SELASA, 15 AGUSTUS 2023 | 03:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Bergabungnya Partai Golkar dan PAN menyusul PKB dalam mendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai bakal capres di Pilpres 2024 menandakan keseriusan untuk berjuang sehidup semati.

Ketua DPP Partai Golkar Nusron Wahid mengibaratkan dalam sebuah pernikahan tinggal menunggu waktu hari pernikahan akan berlangsung.

“Sudah ada lamaran, tinggal kawin aja, nikah tinggal hari. Pembicaraan orang tua itu sudah matang. Ini sesuatu yang kita sambut positif,” kata Nusron dalam sebuah wawancara di salah satu stasiun televisi swasta nasional, dikutip Senin malam (14/8).


Meski begitu, Nusron mengakui bahwa di dalam politik tidak ada yang final karena dinamika politik menjelang Pilpres 2024 masih dinamis.

“Minimal dengan adanya peristiwa minggu kemarin sudah ada tanda-tanda final yang nyata, hilal sudah tampak, minimal sudah ada statement dari ketum,” kata Wakil Ketua Umum PBNU ini.

Sebelumnya, bakal calon presiden dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR), Prabowo Subianto mendapatkan tambahan dukungan dari Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Prabowo mengaku terharu didukung oleh Golkar dan PAN. Ia merasa, hati dan kepercayaan dirinya semakin besar setelah kedua partai tersebut menyusul PKB menyatakan dukungan untuknya.

"Saya merasa sangat terharu, sangat dibesarkan hati saya, dengan kepercayaan yang begitu besar, dari partai-partai yang besar, dan partai-partai yang bersejarah ini," kata Prabowo di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta Pusat, Minggu (13/8).

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya