Berita

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), dr Hermawan Saputra/Net

Kesehatan

IAKMI: Kandungan BPA di Galon Ulang Masih Aman

SENIN, 14 AGUSTUS 2023 | 21:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Isu penggunaan galon guna ulang menyebabkan gangguan reproduksi dan kesehatan belum bisa dibuktikan. Sejauh ini, belum ada kasus yang ditemukan secara faktual terkait isu tersebut.

"Belum ada penelitian atau hasil kajian yang berkaitan dengan itu. Jadi rasanya itu hoax," jelas Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), dr Hermawan Saputra dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/8).

Galon berbahan polikarbonat, kata Hermawan yang juga epidemiolog ini, dipastikan aman dipakai sebagai kemasan pangan.


Bisphenol A (BPA) memang digunakan dalam banyak kemasan pangan, mulai dari plastik, kaleng, hingga galon. Namun penggunaan BPA dalam kemasan pangan di Indonesia masih aman.

Sementara itu, gangguan reproduksi dan kesehatan biasanya disebabkan sesuatu bersifat biologis atau paparan bakteri tertentu. Berkaca dari hal tersebut, sulit jika air mineral disebut bisa menyebabkan gangguan reproduksi hingga gangguan kesehatan.

Lebih jauh, penggunaan galon guna ulang di Indonesia juga diklaim telah melewati berbagai macam tes dan standardisasi. Sehingga penggunaan galon di masyarakat sudah dijamin aman.

"Perdebatan selama ini ada yang galon berbahan BPA dan bebas BPA, tapi semua sudah aman karena memenuhi standar nasional dan juga sudah ada izin edar dari BPOM," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya