Berita

Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto bersama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar/RMOL

Politik

Airlangga dan Cak Imin Punya Kans Kuat Jadi Pendamping Prabowo

SENIN, 14 AGUSTUS 2023 | 02:36 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin memiliki kans sebagai bakal calon wakil presiden atau pendamping bakal calon presiden Prabowo Subianto.

Keduanya masuk sebagai kriteria bakal cawapres yang diungkapkan oleh CEO Strategi Lingkar Nusantara, Aldhi Bakti Prabowo. Dia menyebut pendamping Prabowo haruslah seorang ekonom dan memiliki pengaruh yang mampu mendongkrak suara, khususnya di Jawa Timur.

"Cawapres yang cocok untuk prabowo merupakan seseorang yang harus sama dengan visinya. Bahkan dia harus mampu melanjutkan arah pembangunan ekonomi Jokowi, ditambah figurnya harus memiliki pengaruh di wilayah Jawa Timur karena Jawa Timur menjadi kunci untuk penambahan suara," ujar Aldhi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (13/8).


Jika ditilik lebih jauh, Airlangga Hartarto merupakan Menko Perekonomian Kabinet Jokowi yang sudah pasti memiliki visi untuk melanjutkan pembangunan ekonomi pemerintahan Jokowi. Airlangga sendiri juga lahir di Surabaya 61 tahun lalu, sehingga identik juga dengan Jawa Timur.

Sedangkan Cak Imin jelas merupakan seorang asli Jawa Timur dan merupakan keturunan pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH. Hasyim Asyari. Dalam hal perekonomian dan kesejahteraan rakyat, Cak Imin juga menjadi figur yang fokus terhadap bidang tersebut.

Sambung Aldhi, yang terpenting dalam sosok cawapres Prabowo ialah harus mampu menutupi kekurangan yang ada di Partai Gerindra secara lembaga atau Prabowo secara pribadi. Selain itu, penentuan bakal cawapres Prabowo juga harus mempertimbangkan kebersatuan koalisi.

"Golkar dan PAN berkoalisi dengan Prabowo tetapi PKB jangan sampai tersingkir. Terlebih sosok (bacawapres) tersebut harus memastikan Prabowo tidak ditinggal oleh partai koalisinya hari ini," bebernya.   

"Karena sekali lagi, kehadiran partai-partai koalisinya seperti PKB, Golkar dan PAN, merupakan salah satu kunci kekuatan Prabowo hari ini bila dibandingkan pemilu 2019 lalu," pungkas Aldhi.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya