Berita

Tangkapan layar video Presiden Partai Buruh Said Iqbal makan menu bakaran/Net

Politik

Heboh Video Said Iqbal Makan Daging Saat Demo Buruh, Ini Penjelasannya

SABTU, 12 AGUSTUS 2023 | 00:28 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Jagad media sosial dihebohkan dengan beredarnya video yang merekam Presiden Partai Buruh Said Iqbal bersama rekan-rekannya sedang makan menu bakaran alias grill. Video itu, dinarasikan direkam saat massa buruh berdemonstrasi di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Kamis (10/8).

Dalam video, di atas meja tersaji makanan berupa daging dan beberapa orang yang menjadi juru masak.

Sejumlah netizen, menghubungkan video yang beredar dengan momen para serikat buruh yang melakukan aksi demo tolak UU Cipta Kerja.


Menyikapi beredarnya video itu, Said Iqbal menegaskan rekaman kejadian berlangsung saat ia melakukan konsolidasi se-Jawa Tengah di Cilacap, pada akhir bulan Juli 2023.

"Waktu itu kami melakukan konsolidasi di tempat yang disewa, sangat sederhana, lokasinya adalah lokasi buruh. Setelah konsolidasi, makan siang," kata Iqbal.

Saat itulah, Said Iqbal mengaku dirinya ditawari oleh pimpinan Partai Buruh di Cilacap untuk makan di kantor saja dengan sajian menu dari para buruh korban PHK yang membuka usaha kuliner.

"Teman-teman Partai Buruh Cilacap dan pimpinan buruh Cilacap mengajak saya 'bang presiden, jangan makan siang di restoran, ayo makan siang di kantor buruh dan merasakan masakan kaki lima milik buruh-buruh yang di-PHK'," katanya.

"Hari itu di Cilacap yang ada di video itu, kami duduk di kantor milik Federasi Serikat Buruh Migas Cilacap, FSBMC. Gedungnya sederhana, di ujung jalan buntu. Mereka beli sendiri itu katanya, patungan," imbuhnya menjelaskan.

Lanjutnya, makanan yang disajikan itu pun adalah makanan kaki lima bukan makanan mewah seperti narasi yang tersebar dalam video di media sosial.

"Makanan yang disajikan itu adalah makanan kaki lima milik buruh yang ter-PHK oleh pabrik migas," pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Kabakom Sebut Kebijakan Ekonomi Prabowo Makin Inklusif, Upah Buruh Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:20

B50 jadi Andalan Presiden Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:44

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Diperpanjang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:26

Masuk PSN, Agrinas Palma Siapkan Model Pengelolaan Sawit Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:20

IHSG Parkir Zona Hijau, Rupiah Nyaris Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:54

Kreativitas Jadi Kunci Koperasi Bertahan dan Berkembang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:41

Menkeu Pastikan Gaji ASN Tak Lewat Kopdes

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:34

Bahlil Dikejar Deadline DIM RUU Migas

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:32

Konser Andrea Bocelli dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:23

AsetKu Dukung Literasi Keuangan Bersama AFPI di Jakarta Financial Festival 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:06

Selengkapnya