Berita

Lokasi yang direncanakan menjadi Kedutaan Besar China di London, Inggris/Net

Dunia

China Hentikan Rencana Pembangunan Kedutaan Baru di London

JUMAT, 11 AGUSTUS 2023 | 12:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China dilaporkan akan menghentikan rencana untuk membangun kedutaan baru di London.

Beijing akan melewatkan tenggat waktu pada Kamis (10 Agustus) untuk mengajukan banding terhadap penentangan dewan lokal terhadap rencananya membangun kedutaan baru di dekat Menara London setelah penduduk setempat keberatan.

Alih-alih, China akan meminta pemerintah Inggris untuk campur tangan jika mengajukan kembali pembangunan, seperti dimuat Reuters.


Pejabat Inggris sebelumnya telah menyatakan keprihatinannya bahwa rencana London untuk membangun kembali kedutaannya di Beijing dapat berdampak pada tanggapan tit-for-tat, kecuali China diizinkan untuk memindahkan kedutaannya di Inggris.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri China mendesak pemerintah Inggris untuk memenuhi kewajiban internasionalnya dalam membantu membangun kedutaan baru dan mengatakan China ingin menemukan solusi berdasarkan timbal balik dan saling menguntungkan.

China pertama kali mengumumkan rencana pada 2018 untuk membangun kedutaan baru di London. Beijing membeli tanah di bekas situs Royal Mint dengan harga sekitar 250 juta pound.

Rencananya Beijing membangun kedutaan seluas 700 ribu kaki persegi, yang akan menjadi misi terbesar China di Eropa, hampir dua kali lipat dari kedutaannya di Washington.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya