Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Polisi Irlandia Tak Sengaja Bocorkan Data Pribadi Seluruh Personel

RABU, 09 AGUSTUS 2023 | 22:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Secara tidak sengaja, kepolisian Irlandia membagikan informasi pribadi personelnya kepada publik pada Selasa malam (8/8).

Kebocoran data tersebut menimbulkan ancaman serius, karena personel kepolisian Irlandia kerap menjadi target penyerangan kelompok pemberontak.

Mengutip laporan Dinas Kepolisian Irlandia, informasi tentang seluruh personel mereka sempat tersedia secara umum di situs pelapor selama sekitar dua setengah jam sebelum akhirnya dihapus.


"Nama keluarga, inisial, lokasi kerja, dan departemen dari setiap anggota staf tidak sengaja ditampilkan di halaman website pelapor," ungkap laporan tersebut, seperti dimuat The Star.

Asisten Kepala Polisi Irlandia, Chris Todd mengatakan bahwa sangat penting merahasiakan data para personel, khususnya di Irlandia Utara, karena banyak kelompok pemberontak yang mengincar keselamatan mereka.

"Meski yang terungkap hanya nama belakang dan inisial saja. Tetapi dampaknya akan tetap signifikan. Oleh sebab itu, kita perlu menjaga kerahasiaan mereka untuk mengurangi risiko penyerangan," tegasnya.

Tingkat terorisme di wilayah Irlandia Utara telah ditingkatkan statusnya menjadi sangat parah oleh Badan Intelijen MI5 Inggris.

Peningkatan itu dilakukan menyusul insiden penyerangan oleh kelompok pemberontak IRA yang mengakibatkan seorang polisi Irlandia terluka parah Februari lalu.

Meski kesepakatan damai atas konflik sektarian di Irlandia Utara telah tercapai tahun 1998 lalu, tetapi hingga kini, petugas polisi masih menjadi sasaran kelompok militan yang kerap melancarkan teror dengan serangan bom atau senjata api.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya