Berita

Politisi PPP Usman M. Tokan/Ist

Politik

Pernyataan Arsul Sani Bikin Elite PPP Meradang

RABU, 09 AGUSTUS 2023 | 18:32 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Buntut pernyataan berani Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani, terkait kemungkinan Sandiaga Uno tidak jadi bakal Cawapres Ganjar Pranowo menuai reaksi keras dari elite PPP.

Ketua DPP sekaligus Juru Bicara PPP, Usman M Tokan, berpandangan, seluruh pimpinan wilayah termasuk Arsul Sani harus taat dan patuh serta tegak lurus dengan Plt Ketum PPP, Mardiono, lantaran hasil Rapimnas PPP sebelumnya telah menyerahkan keputusan soal Pilpres 2024 di tangan Mardiono.

“Agar tidak ada lagi pengurus partai mulai dari tingkat pusat hingga DPC untuk tidak memberikan pernyataan-pernyataan yang bertentangan dengan kebijakan partai,” kata Usman kepada wartawan, Rabu (9/8).


Usman menegaskan apa yang disampaikan Arsul Sani terkait Sandiaga Uno dan Ganjar Pranowo merupakan pendapat pribadi  dan bukan pernyataan resmi partai.

“Kami sangat menyayangkan sikap dan pernyataan seorang Mas Arsul yang sudah diberi kepercayaan sebagai Wakil Ketua Umum DPP PPP dan Wakil Ketua MPR RI, kedua jabatan itu adalah penghargaan partai kepada beliau dan seharusnya memahami betul mekanisme yang ada di tubuh Partai Persatuan Pembangunan,” ungkapnya.

Menurut dia, pernyataan Arsul Sani tersebut sudah melampaui kewenangannya sendiri sebagai waketum dan offside dari AD/ART PPP. Usman meminta Arsul rendah hati dan mengikuti perkembangan partai.

“Seharusnya beliau tawadhu’ atau karena memang beliau tidak mengikuti perkembangan yang ada di internal partai? Memang selama ini beliau tidak pernah hadir dalam rapat PH DPP, sebaiknya beliau segera tabayyun,” tutupnya.

Arsul Sani mengatakan internal PPP tengah membahas langkah politik jika Sandiaga Uno gagal menjadi bakal cawapres Ganjar Pranowo.

Arsul mengungkap sejumlah kader tengah memikirkan apakah bakal tetap bekerja sama dengan PDIP jika Sandiaga Uno tak dipilih jadi pendamping Ganjar.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya