Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Vietnam Siap Rebut Pasar Beras India di Inggris

RABU, 09 AGUSTUS 2023 | 13:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pelarangan ekspor biji-bijian oleh India diyakini telah membuka peluang bagi Vietnam untuk memperluas pangsa pasar berasnya di Inggris.

Inggris, rumah bagi komunitas lebih dari 5,5 juta orang asal Asia, memiliki permintaan beras yang tinggi sementara negara itu bukan penghasil beras. Pada 2022, volume impor beras meningkat 4,1 persen menjadi lebih dari 678.000 ton sementara nilainya naik 7 persen menjadi lebih dari 603 juta dolar AS

Penasihat Perdagangan Nguyen Canh Cuong di Kantor Perdagangan Vietnam di Inggris menyambut baik hal tersebut.


Tahun lalu, katanya, ekspor beras Vietnam ke pasar ini tumbuh kuat menjadi sekitar 3.400 ton senilai lebih dari 3,7 juta dolar AS, naik 24,5 persen dalam volume dan 34 persen dalam nilai dari tahun 2021.

Cuong mengatakan larangan ekspor oleh India, yang merupakan pemasok hampir 27 persen dari volume impor beras Inggris, akan memicu kekurangan sekitar 75.000 ton beras di pasar ini pada paruh kedua tahun 2023.

"Penurunan pasokan beras yang tiba-tiba dari India akan menciptakan keuntungan bagi eksportir lain, termasuk Vietnam," kata Curong, seperti dikutip dari Vietnam News, Rabu (9/8).

Untuk itu, Cuong mengatakan saat ini adalah kesempatan yang baik bagi beras Vietnam untuk meningkatkan pangsa pasarnya di Inggris, terutama dengan tarif yang menguntungkan yang dihasilkan oleh Perjanjian Perdagangan Bebas Vietnam (UKVFTA).

"Meskipun dampak langsungnya belum tercatat, larangan ekspor beras India kemungkinan besar akan mempengaruhi sumber pasokan di Inggris di masa mendatang dan selanjutnya meningkatkan impor dari negara lain seperti Vietnam dan Thailand," katanya.

"Sementara itu, konsumen kini lebih memilih beras Vietnam daripada Thailand karena harga dan kualitas yang lebih kompetitif," tambah Cuong.

Menurutnya, jika eksportir Vietnam melakukan pemasaran profesional di pasar Inggris, seperti beriklan dalam bahasa Inggris di media lokal, mereka dapat memperoleh pangsa pasar yang lebih besar, termasuk di restoran yang melayani turis Asia, yang merupakan jumlah terbesar di antara puluhan juta pengunjung Inggris setiap tahun.

Nguyen Hai Nam, Ketua Grup EUTEK yang secara eksklusif mendistribusikan beras merek ST25 Ong Cua di Inggris Raya, mengatakan bahwa Inggris adalah pasar potensial yang besar untuk beras Vietnam, salah satu barang yang dibebaskan dari pajak berdasarkan UKVFTA, terutama jenis beras panjang.

Nguyen Thi Minh Phuong, manajer pengembangan produk, Longdan Group - salah satu importir barang Vietnam terbesar di Inggris, mengatakan bahwa permintaan impor dan konsumsi beras di Inggris meningkat tajam sejak awal tahun.

Dia mencontohkan impor beras Vietnam Longdan sepanjang tahun ini meningkat 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya