Berita

Aktivis 98 Faizal Assegaf dalam program Republik Ayam Jago yang dipandu Arief Poyuono/RMOL

Politik

Faizal Assegaf: PDIP Partai yang Paling Siap jadi Oposisi

RABU, 09 AGUSTUS 2023 | 00:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Aktivis 98 Faizal Assegaf berpandangan diterimanya Joko Widodo sebagai Presiden RI hingga dua periode lantaran sikap PDI Perjuangan selama dua periode menjadi partai oposisi selama rezim pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).  

“PDIP konsisten melakukan kritik terhadap pemerintahan pak SBY, maka kemudian munculah Jokowi yang mewakili wajah rakyat dan mendapat ruang untuk didukung,” kata Faizal dalam program Republik Ayam Jago yang digagas Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (8/8).

Oleh karena itulah, menurut pria yang juga kritikus ini, jika Ganjar Pranowo masih berada di dalam bayang-bayang kekuasaan Jokowi maka tidak akan punya peluang untuk menang Pilpres.


Namun demikian, sambung Faizal, jika terjadi pengkhianatan Jokowi terhadap PDI Perjuangan mencapai puncak alias klimaks hingga partai berlambang banteng moncong putih itu menarik dukungan terhadap Jokowi, maka hal tersebut bisa menguntungkan Ganjar.

“Kenapa? Karena PDIP sejak awal, sudah terbukti lebih siap sebagai partai yang bersama rakyat menjadi oposisi,” tegas Faizal.

Jika PDI Perjuangan menarik seluruh kekuatan dari lingkaran kekuasaan dan kembali bersama rakyat, Faizal yakin partai besutan Megawati Soekarnoputri itu akan cepat kembali menjadi kuat dan mampu merebut kekuasaan kembali.

“Kalau Prabowo mengabil Gibran, jadi publik membaca itu langkah pengkhianatan terhadap PDIP,” demikian Faizal.

Diskusi yang dipandu Arief Poyuono ini turut menghadirkan Paranormal Politik, Doni Istyanto. Diskusi Republik Ayam Jago dapat disaksikan lewat Channel YouTube Republik Merdeka.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya