Berita

Faizal Assegaf/RMOL

Politik

Aktivis 98: Kalau Rakyat Apatis, Capres Oligarki Menang

SELASA, 08 AGUSTUS 2023 | 18:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menjadi calon presiden (Capres) harus memiliki modal yang kuat. Selain didukung partai politik, Capres juga harus memiliki 'fulus' alias uang untuk membiayai perjuangan.

Hal ini ditegaskan kritikus sekaligus Aktivis 98, Faizal Assegaf saat menjadi narasumber program 'Republik Ayam Jago', Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (8/8).

Hingga hari ini, ada tiga kandidat kuat yang digadang-gadang bakal menjadi Capres. Figur-figur ini diasumsikan mewakili oligarki yang akan melanjutkan pembangunan era Jokowi dan oposisi yang membawa perubahan.


Mereka adalah Ganjar Pranowo yang diusung PDIP, Prabowo Subianto yang didukung Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dan Anies Baswedan yang didukung Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

"Kalau rakyat bersatu berontak dengan simbol perubahan, Anies menang. Tapi kalau rakyat pasif dan apatis, oligarki punya calon menang," jelas dia.

"Pengantar utama orang masuk jadi Capres itu karena fulus. Bukan karena dukungan etnis, bukan karena ikatan keimanan, bukan karena lain-lain. Yang paling terang ini fulus," tegas Faizal.

Diskusi yang dipandu Arief Poyuono ini turut menghadirkan Paranormal Politik, Doni Istyanto. Diskusi Republik Ayam Jago dapat disaksikan lewat Channel YouTube Republik Merdeka.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya