Berita

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam kegiatan peluncuran Kelas Pemuda Antikorupsi 2023 di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (7/8).

Politik

Wujudkan Demokrasi Antikorupsi, KPK Ajak Pemilih Muda Tolak Money Politic

SELASA, 08 AGUSTUS 2023 | 05:58 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Punya peran dan potensi strategis dalam pemberantasan korupsi, pemuda Indonesia diharapkan tidak tergiur money politic pada penyelenggaraan Pemilu 2024 mendatang.

Wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nurul Ghufron mengatakan, pemuda memiliki peran dan potensi yang strategis dalam pemberantasan korupsi di Indonesia, salah satunya dalam pesta demokrasi.

Dengan jumlah pemilih muda pada pemilu 2024 yang mencapai 60 persen kata Ghufron, niscaya pemuda bisa jadi motor penggerak pemerintahan yang bersih dan transparan, dengan memilih pemimpin yang tepat.


Sehingga, Ghufron meminta pemuda-pemudi Indonesia untuk memberikan suaranya secara adil sesuai dengan Pasal 27 ayat 1 UUD 1945 yang menegaskan bahwa setiap warga memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum.

"Pemuda jangan tergiur money politic, tolak langsung di kesempatan pertama. Pasalnya, satu suara pemuda, bisa menentukan masa depan bangsa hingga 5 tahun ke depan," ujar Ghufron dalam kegiatan peluncuran Kelas Pemuda Antikorupsi 2023 di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (7/8).

Pemuda Indonesia kata Ghufron, diharapkan bisa lebih aktif dan menjaga integritasnya pada Pemilu 2024 mendatang. Peran lainnya yang bisa dilakukan pemuda yakni, dengan cara melaporkan jika melihat atau menemukan adanya modus operandi korupsi kepada KPK atau penegak hukum lainnya.

"Sekali lagi hanya di dalam kondisi bangsa yang bebas dari korupsi, bahwa kapasitas dan kemampuan anda akan dihargai dan diberi porsi. Tapi sebaliknya, ketika bangsanya semakin korupsi, yang dinomorsatukan isi tasnya. Apakah bangsa seperti ini yang akan dicita-citakan dan memakmurkan? Tentu tidak," tegas Ghufron.

Apalagi kata Ghufron, mulai 2020 hingga 2035, Indonesia akan menghadapi bonus demografi, yaitu periode langka di mana jumlah penduduk usia produktif akan mencapai proporsi yang lebih tinggi.

Proyeksi menunjukkan, bahwa sekitar 64 persen dari total populasi akan berada pada kisaran usia produktif, menciptakan grafik tertinggi dalam sejarah negara.

Keadaan itu kata Ghufron, membawa berbagai peluang dan tantangan yang harus diperhatikan. Peluangnya, mencakup potensi untuk mendorong pembaruan dan mengakselerasi pembangunan ekonomi melalui pemanfaatan sumber daya manusia usia produktif yang signifikan.

"Generasi muda ini dapat menjadi pendorong inovasi, kreativitas, dan produktivitas yang akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," kata Ghufron.

Di sisi lain kata Ghufron, adanya tantangan yang harus dimitigasi dan diatasi untuk memastikan pemanfaatan bonus demografi dapat optimal. Salah satu tantangan utama adalah, menjadikan generasi usia produktif aktif berperan dalam melawan korupsi demi cita-cita Indonesia di masa emas 2045 mendatang.

Di kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardiana sepakat, jika 60 persen pemilih muda bisa menjalankan pemilu secara jujur dan berintegritas, maka pemilu akan berlangsung aman dengan melahirkan perangkat negara yang berkualitas.

"Dua modal yang perlu dijunjung tinggi adalah nilai kejujuran dan integritas. Agar tidak terjadi degradasi moral karena perilaku koruptif, diharapkan keterlibatan pemuda ini bisa memilih pemimpin yang jujur, adil, berintegritas, dan tidak memiliki niat korupsi," kata Wawan.

Untuk itu, KPK mengajak elemen pemuda, organisasi pemuda, organisasi pelajar dan mahasiswa, organisasi masyarakat sipil, dan komunitas pemuda, mengikuti program Kelas Pemuda Antikorupsi 2023 yang dilengkapi dengan pelatihan antikorupsi.

Program itu menyasar tiga provinsi, yaitu Kalimantan Utara, Gorontalo, dan Bangka Belitung pada bulan September-Oktober 2023.

Peluncuran Kelas Pemuda dan LSM Antikorupsi 2023 bertajuk "Peran Pemuda dan LSM Dalam Pemberantasan Korupsi" yang berlangsung secara hybrid itu turut dihadiri Kasatgas Dit. Permas Jhonson Ridwan Ginting, Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Neni Nur Hayati, Peneliti Kuala Institute Wiko Sapurta, sejumlah mahasiswa, hingga para pemuda penggiat LSM antikorupsi.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya