Berita

Antrean cetak KTP di Kabupaten Batang, Jawa Tengah/Net

Nusantara

Blangko Terbatas, Disdukcapil Batang Prioritas Cetak KTP Pemilih Pemula Pemilu 2024

SELASA, 08 AGUSTUS 2023 | 02:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Puluhan ribu warga Kabupaten Batang, Jawa Tengah, terancam tidak punya KTP. Sebab, jumlah blangko untuk pencetakan e-KTP hanya tinggal 2.000-an saja.

Sementara, kata Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Batang, Titik Ismu Hardoyowati, jumlah pemohon saat ini 23,6 ribu jiwa.

Untuk menyiasati keterbatasan blangko, kaya Titik, pencetakan KTP saat ini difokuskan pada pembuatan perdana atau kategori pemilih pemula pada Pemilu 2024.


"Kita prioritaskan Print Ready Record (PRR) Pemilih pemula untuk Pemilu 2024, kita mendata hingga Februari 2024, akan ada 13 ribu PRR," kata Titik dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Senin (7/8).

Ia menyebut saat ini PRR yang belum dicetak ada 3.488 orang. Lalu ada  14,7 ribu pemohon KTP perubahan elemen dan 5,3 ribu pemohon KTP pindah-datang belum tercetak. Sehingga ada 23,6 ribu pemohon belum tercetak.

Titik menambahkan, sejak Januari 2023 hingga saat ini sudah memperoleh sekitar 30 ribu blangko. Terakhir kali mengambil blangko pada Juli lalu.

"Kita membuat permohonan 8 ribu blangko e-KTP. Tapi yang didapat hanya 1.000 saja. Kita ambil di Jakarta," katanya.

Pihaknya sudah membuat surat untuk antrean blangko di Ditjen Dukcapil Kemendagri. Total prioritas tersebut sekitar 16 ribu PRR.

"Selain PRR kita buatkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dulu. Kalau nanti blangkonya ada tetap kita penuhi semua," pungkasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya