Berita

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani/Ist

Politik

Soal Cawapres, Demokrat Serahkan ke Anies

SENIN, 07 AGUSTUS 2023 | 15:07 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Demokrat telah sepenuhnya menyerahkan penentuan cawapres kepada bakal capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan.

“Oleh karena itu, terkait informasi yang disampaikan Bu Khofifah, yang kredibel untuk mengkonfirmasi itu adalah Mas Anies Baswedan, atau setidaknya dari Tim Delapan,” ujar Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani dalam keterangannya, Senin (7/8).

Sebab, sambung Kamhar, tiga partai yang tergabung di KPP, dalam hal ini Demokrat, Nasdem, dan PKS, telah sepenuhnya menyerahkan keputusan kepada Anies selaku bakal capres yang akan dibantu oleh Tim Delapan secara teknis.


Menurutnya, penyerahan penentuan cawapres ke Anies ini bukan sekadar basa-basi. Anies merujuk pada 5 kriteria yang telah disepakati bersama oleh parpol KPP.

“Penambahan kriteria 0 dari dari Anies juga masuk akal dan relevan, karenanya diterima oleh partai yang tergabung dalam koalisi,” tutur dia.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku berkawan dengan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP). Poros ini mengusung bakal calon presiden (capres) Anies Baswedan.

"Kami berkawan," kata Khofifah di The Energy Building, SCBD, Jakarta, Minggu (6/8).

Khofifah mengatakan pada prinsipnya ia selalu membangun komunikasi dengan pihak manapun. Namun, ia enggan hal itu dikaitkan dengan proses Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Pasalnya, Khofifah ramai diperbincangkan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) yang potensial meraup suara di wilayah Jawa Timur. Mantan Menteri Sosial (Mensos) itu digadang sebagai figur potensial representasi dari ormas Islam terbesar di Indonesia yakni Nahdlatul Ulama (NU).

"Saling membangun komunikasi diantara yang memang sudah terbangun lama. Jadi nggak usah dikaitkan dengan proses di perhelatan 2024," kata dia.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya