Berita

Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak/Net

Dunia

China Diduga Diam-diam Pasang Alat Pelacak di Mobil Dinas PM Inggris

SENIN, 07 AGUSTUS 2023 | 15:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China dituding telah memasang alat pelacak pada mobil-mobil dinas di Downing Street, termasuk yang dipakai oleh Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak.

Tudingan itu dilontarkan oleh mantan pemimpin Partai Konservatif, Sir Duncan Smith kepada LBC News, Senin (7/8).

Smith mengaku ia telah mendapatkan informasi bahwa Beijing melacak PM Inggris menggunakan alat pelacak yang dipasang pada suku cadang mobil yang diproduksi di China.


Untuk itu ia mendesak pemerintah untuk membongkar mobil-mobil dinas pemerintahan dan melucuti benda mencurigakan.

"Meskipun mereka (China) tidak akan mengakuinya, (mereka) melacak ke mana perdana menteri pergi, mengetahui siapa yang dia lihat. Ini (memasang alat palacak) persis seperti apa yang mereka lakukan pada baterai dan mobil mereka," kata Smith.

Komentar Smith ini muncul setelah dinas keamanan menemukan setidaknya satu kartu SIM (Subscriber Identity Module) di sebuah mobil dinas. Kartu SIM itu ditemukan di bagian tersegel yang telah diimpor dari pemasok yang berbasis di China.

Kartu tersebut dapat melacak pergerakan kendaraan dan mengirimkan datanya ke badan usaha milik negara di China.

"Saya diberitahu bahwa mereka harus membongkar mobil untuk menemukan perangkat berbasis SIM kecil yang mampu melacak perjalanan," lanjut Smith.

Sementara itu, pada Januari, para pejabat China mengatakan klaim tersebut adalah rumor belaka.

"Kami dengan tegas menentang manipulasi politik atas kerja sama ekonomi dan perdagangan yang normal atau noda apa pun terhadap perusahaan China," kata mereka.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya