Berita

Representative Image/Net

Dunia

Jutaan Warga Terdampak atas Bencana Alam China, 147 Orang Meninggal Dunia

SABTU, 05 AGUSTUS 2023 | 12:48 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Serangkaian bencana alam yang melanda China telah memberi dampak serius pada hampir 16 juta orang, dan menyebabkan 147 kematian selama bulan Juli ini.

Laporan tersebut disampaikan Kementerian Manajemen Darurat Beijing dalam pengumumannya pada Sabtu (5/8), yang menyoroti dampak dari bencana iklim seperti banjir dan tanah longsor yang terjadi di negara itu.

"Selama periode itu, sebanyak 703.000 orang telah dipindahkan dan direlokasi akibat bencana tersebut. Dampaknya juga menyebabkan 4.300 rumah roboh, 8.400 rumah mengalami kerusakan berat, dan 40.000 rumah rusak ringan," bunyi data dari kementerian.


Selain itu, ribuan hektar lahan pertanian juga dilaporkan telah terdampak, sehingga menyebabkan kerugian ekonomi langsung sebesar 41 miliar yuan (Rp 86 triliun).

Menanggapi situasi itu, Pemerintah Beijing telah mengaktifkan status keadaan darurat Tingkat 4 di banyak provinsi karena hujan lebat dan banjir yang terjadi di beberapa wilayah.

Sebagai bagian dari upaya penanggulangan bencana, gugus tugas telah dikirim untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada orang-orang yang terdampak.

Seperti dimuat TRT World, Kementerian Keuangan dan Kementerian Sumber Daya Air juga telah mengalokasikan dana sekitar 450 juta yuan (Rp 954 miliar) untuk mendukung upaya pencegahan banjir dan perbaikan infrastruktur yang rusak di wilayah Beijing-Tianjin-Hebei.

Badan meteorologi menunjukkan bahwa curah hujan lebih tinggi dari biasanya diperkirakan akan terjadi selama Agustus ini, dan suhu juga diperkirakan akan mencapai atau bahkan melebihi rekor sejarah untuk periode yang sama.

Sejak Topan Doksuri melanda negara tersebut pada akhir Juli lalu, China telah mengalami curah hujan tertinggi dalam 140 tahun.

Selain itu, di China barat laut, diperkirakan akan terjadi gelombang panas selama 10 hari ke depan, dengan suhu mencapai 40 derajat celcius di beberapa daerah, yang memicu kekhawatiran mengenai kesehatan warga yang menghadapi suhu tinggi itu.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya