Berita

Hasto Kristiyanto membuka pelatihan Jurkam PDIP/RMOL

Politik

Bidik Hattrick di 2024, PDIP Latih Jurkam Muda

SABTU, 05 AGUSTUS 2023 | 11:12 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan (PDIP) menggelar pelatihan juru kampanye (Jurkam) partai tingkat nasional menghadapi Pemilu 2024.

Pelatihan digelar di Sekolah Partai PDIP, Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (5/8), diikuti para kader muda yang dipersiapkan menjadi Jurkam di Pemilu 2024.

Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, memimpin dan membuka langsung pelatihan partai tingkat nasional itu.


Sementara itu, Kepala Badiklat PDIP, Daryatmo Mardiyanto, mengatakan, pelatihan dilangsungkan pada 5-6 Agustus 2023.

"Sesuai penugasan menghadapi Pemilu yang tinggal 6-7 bulan, pelatihan fokus pada mengasah keterampilan komunikasi politik ke masyarakat dan mengembangkan inovasi memasuki masa kampanye mencapai kemenangan Pemilu 2024," kata Daryatmo.

Dia juga menambahkan, selain pola kampanye konvensional, kader-kader partai harus dapat memanfaatkan teknologi informasi untuk kegiatan ataupun aktivitas kampanye.

Menurutnya, pelatihan merupakan bentuk komitmen dan keseriusan partai dalam menghadapi Pemilu 2024, dan pelatihan ini adalah sebagai bagian dari mata rantai kerja partai dalam mewujudkan cita-cita bersama.

"Tak lain untuk mencatatkan sejarah, bahwa di dalam sejarah perpolitikan Indonesia, hanya PDIP yang dapat menjadi pemenang Pemilu tiga kali berturut-turut (hattrick)," katanya.

"Pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan para juru kampanye muda militan, berintegritas, dan berdedikasi membesarkan partai sekaligus mentransformasi ideologi Pancasila Bung Karno untuk mewujudkan tatanan masyarakat Indonesia adil dan makmur di era digital," imbuh Daryatmo.

Tampak hadir, Djarot Saiful Hidayat, Daryatmo Mardiyanto, Darmadi Durianto dan I Wayan Sudiarta. Sekjen PDIP membuka dan memberikan arahan kepada para Jurkam muda itu.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya