Berita

Ulin Yusron saat ikut mendampingi Jokowi menjajal LRT Jabodetabek/Dok pribadi

Politik

Bicara Satu Jam Lebih, Ulin Yusron Yakin Jokowi Tak Dukung Prabowo

SABTU, 05 AGUSTUS 2023 | 01:55 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ulin Ni’am Yusron membeberkan hasil pembicaraanya dengan Jokowi ketika mendampingi orang nomor satu itu menjajal LRT Jabodetabek pada Kamis (3/8).

Dalam postingan di akun Facebook pribadinya, pendukung fanatik Jokowi ini yakin kalau mantan Walikota Solo itu tidak mendukung bakal calon presiden (bacarpes) Gerindra Prabowo Subianto.

Saat ikut mendampingi Jokowi, Ulin mengaku berbicara selama satu jam lebih. Banyak hal dibicarakan dalam kesempatan itu, salah satunya Jokowi ingin mendengar langsung bagaimana gambaran animo masyarakat, mesin politik dan orkestrasi dalam pemenangan capres yang diusung oleh PDI Perjuangan, yakni Ganjar Pranowo.


“Saya juga berdialog soal dinamika roller coaster politik kali ini yang pada akhirnya akan menemukan bentuknya: keberpihakan beliau untuk memenangkan Mas Ganjar. Saya tidak menangkap bandul politik beliau memihak kepada capres yang pernah dua kali beliau kalahkan,” tulis Ulin dalam postinganya, Jumat (4/8).

Kata Ulin, presiden RI ke-7 ini menyayangkan banyak tokoh partai, ormas yang mengatasnamakan Jokowi dalam mengambil keputusan politik. Padahal yang terjadi sebenarnya tidak ada kontak dan arahan dari Jokowi sendiri.

“Saya juga menemukan fakta bahwa pencawapresan Mas Gibran benar-benar manuver capres untuk mengesankan paling absah sebagai pelanjut Jokowi,” kata Ulin.

Ulin menyampaikan, bahwa Jokowi juga paham dan menyerap aspirasi yang masuk bahwa pencawapresan Gibran akan melukai hasil reformasi 1998 yang baru berusia seperempat abad tentang semangat anti nepotisme.

“Presiden tidak mau legasi pemerintahannya dirusak oleh wacana pencawapresan putranya,” pungkas Ulin Yusron.


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya