Berita

Pemimpin junta Niger, Jenderal Abdourahamane Tchiani/Net

Dunia

Junta Niger Ancam Serang Negara Anggota ECOWAS

JUMAT, 04 AGUSTUS 2023 | 16:26 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Junta militer Niger yang berkuasa mengancam akan menyerang negara-negara anggota Komunitas Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat (ECOWAS), jika blok itu melakukan intervensi militer.

Ancaman tersebut disampaikan Juru Bicara Dewan Nasional untuk Perlindungan Negara, Amadou Abdramane, melalui siaran televisi negara, di mana dia juga mengumumkan penarikan duta besar Niger dari Paris, Abuja, Lome, dan Washington.

"Setiap agresi atau upaya agresi terhadap Negara Niger akan mendapat tanggapan segera dan tanpa pemberitahuan dari Pasukan Pertahanan dan Keamanan Niger pada salah satu anggota (blok)," ancamnya, seperti dimuat Anadolu Agency, Jumat (4/8).


Namun, juru bicara itu menambahkan bahwa pengecualian penyerangan akan berlaku untuk negara-negara sahabat seperti Guinea, Mali, dan Burkina Faso.

Kecaman itu dikeluarkan setelah Nigeria, yang menjabat sebagai ketua ECOWAS bersumpah untuk memberikan tanggapan tegas terhadap situasi kudeta di Niger, dan insiden penangkapan Presiden Niger, Mohamed Bazoum.

ECOWAS sendiri juga telah mengeluarkan tenggat waktu satu minggu bagi junta Niger untuk mengembalikan negara mereka ke kondisi normal dan membebaskan Presiden terpilih, yang ditahan oleh anggota Pengawal Presiden.

Atas ancaman intervensi militer itu, junta menyerukan masyarakat di negaranya untuk berhati-hati dengan tentara dan agen negara asing. Juru bicara itu juga mendesak masyarakat Niger untuk memberi tahu mereka tentang hal-hal yang mencurigakan.

Menghadapi situasi yang diperkirakan dapat memicu konflik di Niger, Amerika Serikat bersama negara-negara Eropa, termasuk Prancis, Italia telah memerintahkan evakuasi pegawai pemerintah non-darurat dari kedutaannya di negara itu.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Jaksa Agung Resmi Lantik Kuntadi sebagai Pengganti Febrie

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:25

Wasekjen AMPI: Hasil Rapat Pleno IX Cacat Hukum dan Tak Punya Legitimasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:23

Danantara Mulai Bentuk Perusahaan Manajemen Aset Raksasa

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:15

Samsung Galaxy Z Fold 8 Hadirkan Desain Tipis dan Performa Tangguh

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:55

Indonesia Kecam Serangan terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:34

Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jadi PR Bersama

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:32

Panda Bond RI Laris, Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:27

Kemunculan Kabinet Bayangan Konsekuensi dari Demokrasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Iran: Trump akan Hadapi Konsekuensi jika Serangan AS Berlanjut

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI, Sebut Bentuk Kepedulian untuk Korban

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:50

Selengkapnya