Berita

Tentara Jerman/Net

Dunia

Jerman Kesulitan Rekrut Tentara Baru

KAMIS, 03 AGUSTUS 2023 | 23:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di tengah upaya memperkuat sistem pertahanan negara, Angkatan Bersenjata Jerman justru menghadapi kesulitan untuk menarik calon tentara baru.

Hal itu diungkap Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari The Defense Post pada Kamis (3/8).

Pistorius mengatakan, terjadi penurunan jumlah calon tentara hingga tujuh persen dibanding tahun lalu.


"Semua orang berbicara tentang kekurangan personel. Itu memang benar karena total pelamar berkurang tujuh persen tahun ini," jelasnya.

Selain itu, kata Pistorius, jumlah tentara yang memilih untuk tidak melanjutkan sekolah atau pelatihan militer telah naik hingga 30 persen.

Menurut Pistorius, penurunan angka tentara muda disebabkan oleh demografi masyarakat Jerman yang mulai menua. Sehingga upaya perekrutan semakin sulit karena ketersediaan penduduk usia muda juga terbatas.

"Pada tahun 2050, kita akan memiliki 12 persen lebih sedikit orang dalam kelompok usia 15-24 tahun,” ungkapnya.

Desas-desus tentang kekurangan tentara rekrutan Jerman telah tersebar sejak Maret lalu, ketika seorang anggota parlemen mengungkap kondisi barak militer yang tidak terawat dan menyedihkan.

Disebutkan bahwa hanya ada sedikit personel yang tinggal di barak tersebut tanpa jaringan WiFi atau bahkan toilet yang masih berfungsi.

Kendati demikian, Kementerian Pertahanan Jerman atau biasa disebut Bundeswehr berencana meningkatkan jumlah tentara dari 180.000 menjadi 203.000 pada tahun 2031.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya