Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Rusia Masukkan Norwegia dalam Daftar Negara Paling Tidak Bersahabat

KAMIS, 03 AGUSTUS 2023 | 23:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Norwegia telah dimasukkan dalam daftar negara yang paling tidak bersahabat, terutama terhadap misi diplomatik yang dikirimkan Rusia.

Hal itu diungkap Kabinet Menteri Rusia dalam sebuah pernyataan yang dimuat kantor berita resmi Rusia, RIA Novosti pada Kamis (3/8).

Otoritas Norwegia dinilai tidak ramah karena melakukan pengusiran terhadap perwakilan diplomatik Rusia yang bertugas di Oslo.


"Pemerintah telah memasukkan Kerajaan Norwegia dalam daftar negara asing yang melakukan tindakan tidak bersahabat terhadap misi diplomatik dan konsuler Rusia di luar negeri," ungkap pernyataan Kabinet.

Pada 15 April lalu, Norwegia mengusir 15 pegawai kedutaan Rusia karena diduga melakukan kegiatan mata-mata selama bertugas di negara Eropa Utara tersebut.

Dua minggu kemudian, Rusia melakukan pembalasan dengan mengusir 10 diplomat Norwegia.

Presiden Vladimir Putin pertama kali membuat daftar negara "tidak bersahabat" yang melakukan tindakan bermusuhan terhadap misi Rusia di luar negeri sejak tahun 2021.

Daftar itu telah diisi dengan negara-negara termasuk, Amerika Serikat, Republik Ceko, Yunani, Denmark, Slovakia, Kroasia, dan Slovenia.

Seluruh negara yang masuk dalam daftar merupakan pendukung Ukraina dalam perangnya dengan Rusia.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya