Berita

Travis King/Net

Dunia

Korea Utara Buka Suara Soal Tentara AS yang Kabur

KAMIS, 03 AGUSTUS 2023 | 22:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Utara akhirnya menanggapi permintaan informasi terkait seorang prajurit Amerika Serikat (AS) yang kabur melintasi perbatasan Zona Demiliterisasi (DMZ) dari Panmunjom, Korea Selatan.

Komando Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada Kamis (3/8) mengatakan Pyongyang telah menanggapi permintaan informasi terkait Travis King. Ia diyakini telah ditahan di Korea Utara setelah masuk secara ilegal pada 18 Juli dengan bersenjatakan lengkap.

"Agar tidak mengganggu upaya untuk membawanya pulang, kami tidak akan merinci saat ini," kata Komando PBB, seperti dikutip Reuters.


Tanggapan muncul setelah 10 hari Komando PBB mencoba melakukan komunikasi dengan Tentara Rakyat Korea.

Travis King merupakan seorang prajurit kelas 2 berusia 23 tahun. Travis bertugas di Angkatan Darat AS sejak Januari 2021. Ia anggota pengintai kavaleri yang awalnya ditugaskan di bagian Divisi Lapis Baja ke-1 dalam rotasi dengan pasukan militer AS di Korea Selatan.

Sebelum kabur, Travis sempat ditahan selama 47 hari atas dugaan perkelahian di klub malam dan pertengkaran dengan polisi setempat.

Dia dibebaskan dari penjara pada 10 Juli dan dijadwalkan kembali ke AS untuk sidang disipliner di Fort Bliss, Texas.

Dia dikawal sampai ke imigrasi di Bandara Incheon pada 18 Juli. Namun ia tampaknya berhasil mengecoh penjagaan dan kabur ke perbatasan yang berjarak sekitar 54 kilometer.

Panmunjom sendiri terletak di dalam Zona Demiliterisasi (DMZ) sepanjang 248 kilometer. Wilayah ini telah diawasi bersama oleh Komando PBB dan Korea Utara sejak didirikan pada akhir Perang Korea.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya