Berita

Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Prabowo Perlu Tarik Golkar ke KKIR untuk Hentikan Manuver Cak Imin

RABU, 02 AGUSTUS 2023 | 05:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar dianggap telah melakukan politik zig-zag kepada koleganya di Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR), Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Hal itu tampak ketika Cak Imin intens bertemu dengan sejumlah elite partai politik lain, untuk melakukan penjajakan dan mencari potensi didukung menjadi calon wakil presiden.

“Cak Imin memang sedang bermain politik zig zag. Tujuannya agar posisi cawapres di KKIR jadi miliknya,” kata pengamat politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (1/8).


Menurutnya, langkah politik zig-zag Cak Imin, akan membuat Prabowo geram. Untuk itu, Prabowo diminta tegas kepada Cak Imin dalam menentukan pilihan, terlebih keduanya sudah hampir setahun membangun koalisi.

“Politik zig zak itu tentu membuat Prabowo gerah. Karena itu, Prabowo harus berani tegas kepada Cak Imin,” katanya.

Jika Cak Imin masih meneruskan politik zig-zagnya, dikhawatirkan Prabowo akan melamar Golkar. Di mana, Prabowo punya hubungan batin yang kuat dengan Golkar, tempat dia meniti awal karir politiknya.

“Prabowo bisa saja merangkul Golkar agar politik zig zag cak Imin dapat diredam. Dengan begitu Cak Imin tidak merasa paling dibutuhkan di KKIR,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya