Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Berupaya Tarik Wisatawan, Rusia Luncurkan E-Visa untuk 55 Negara

SELASA, 01 AGUSTUS 2023 | 21:48 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam upaya menarik minat wisatawan, Rusia secara resmi meluncurkan fasilitas visa elektronik (e-visa), untuk mempermudah perjalanan bagi warga negara dari 55 negara.

Proses aplikasi visa itu disebut akan memakan waktu empat hari dan dilakukan melalui portal visa elektronik atau aplikasi seluler yang telah disediakan.

Mengutip Yeni Safak, Selasa (1/8), visa ini berlaku untuk satu kunjungan dan memungkinkan mereka tinggal sebagai tamu, peserta dalam acara ilmiah, budaya, sosial politik, ekonomi, atau olahraga, serta sebagai wisatawan.


"Dengan adanya visa elektronik, para wisatawan atau pengunjung bisnis dari luar Rusia dapat memasuki Federasi Rusia dengan lebih mudah," tulis Yeni Safak dalam laporannya.

Visa elektronik itu akan berlaku selama 60 hari, dan selama periode tersebut, warga negara asing dapat tinggal hingga 16 hari sejak tanggal kedatangan mereka, dalam seluruh jalur transportasi.

Selain itu, visa elektronik ini juga berlaku untuk 92 titik perbatasan yang telah dilengkapi dengan verifikasi visa elektronik.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing dan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata serta hubungan bisnis Moskow, di tengah perang antara Ukraina yang masih berlangsung.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya