Berita

Ketum Gerindra Prabowo Subianto usai menemui Ketum PKB Muhaimin Iskandar sepulang haji/RMOL

Politik

Merasa Digantung Prabowo, Pengurus PKB Ingin Cak Imin Jajaki Koalisi di Luar KKIR

SELASA, 01 AGUSTUS 2023 | 14:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) diklaim memiliki modal yang kuat untuk memenangkan Pemilu 2024. Salah satunya, PKB sangat identik dengan NU yang mempunyai basis massa sangat besar.

Wakil Bendahara Umum DPP PKB, Bambang Susanto mengatakan, PKB memiliki basis dukungan yang kuat di Jawa Timur. Wilayah ini seringkali menjadi penentu kemenangan dalam kontestasi pilpres.

“Keunggulan komparatif dalam Pemilu 2024 harus mampu dikomparasikan PKB menjadi keunggulan mutlak. Sehingga PKB mampu meraih target 100 kursi di DPR RI dan mengantarkan (Ketum PKB) Cak Imin sebagai pemenang Pilpres 2024,” kata Bambang, lewat keterangan tertulisnya, Selasa (1/8).


Kendati mempunyai keunggulan, Bambang mengakui PKB mempunyai sejumlah tantangan. Di antaranya belum meratanya perolehan suara PKB terutama di daerah-daerah pemilihan di luar Jawa, masih lekatnya persepsi PKB sebagai partai agama, hingga minimnya tingkat keterkenalan PKB di kalangan anak muda.

Selain itu, saat ini di internal PKB juga tengah terjadi dinamika hangat terkait posisi terbaik Cak Imin dalam Pilpres 2024. Sebagian pengurus PKB menghendaki harus mulai melakukan penjajakan koalisi lain di luar Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

Hal ini didasari ketidakjelasan sikap Gerindra dalam menggaransi Cak Imin sebagai pasangan Prabowo Subianto di Pilpres mendatang.

“Namun sebagian pengurus lain masih ngotot agar PKB tetap berada dalam KKIR yang sudah hampir setahun berjalan," tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya