Berita

Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia, Mohammad Anas RA/Ist

Politik

Tidak Dikelola dengan Baik, KIB Berada di Ujung Tanduk

SELASA, 01 AGUSTUS 2023 | 11:05 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sebagai poros yang sudah dideklarasikan sejak setahun lalu, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang digagas Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) seharusnya muncul sebagai kubu yang kuat.

Apa daya, Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia, Mohammad Anas RA, justru melihat kenyataannya KIB saat ini berada di ujung tanduk dan terancam segera bubar.

"Alasannya karena KIB tidak berani mengusung para ketua umumnya maju ke gelanggang pilpres," kata Anas saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (1/8).


KIB seolah hanya berani mengincar posisi cawapres. Di mana Golkar mendorong Airlangga Hartarto dan PAN mendorong Erick Thohir. Sementara PPP percaya diri mengusung kader barunya Sandiaga Salahuddin Uno.

"KIB tidak dikelola dengan baik untuk mencari figur alternatif. Padahal negeri ini banyak kandidat potensial untuk diusung calon presiden," pungkasnya.

Kesolidan KIB dipertanyakan usai PPP memutuskan untuk mendukung Ganjar Pranowo sebagai bakal capres dari PDI Perjuangan. Dilanjut dengan pertemuan antara Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani pada Kamis kemarin (28/7) yang membuat masa depan KIB dinilai makin buram.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

Program Prabowo Tak Akan Berdampak Jika Soliditas Internal Rapuh

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:03

Prabowo Tantang Danantara Capai Return on Asset 7 Persen

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:01

Pakar: Investigasi Digital Forensik Bisa jadi Alat Penegakan Hukum Kasus Investasi

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:46

Wapres Tekankan Kuartal I Momentum Emas Sektor Pariwisata

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:40

Kapolri Siap Bangun Lebih dari 1.500 SPPG Selama 2026

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:26

Kolaborasi Inspiratif: Dari Ilustrasi ke Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:20

Setnov Hadir, Bahlil Hanya Pidato Singkat di HUT Fraksi Partai Golkar DPR

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:18

Kepala BPKH: Desain Kelembagaan Sudah Tepat, Tak Perlu Ubah Struktur

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:16

Prabowo Hadiri Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:53

Keuangan Haji Harus Berubah, Wamenhaj Dorong Tata Kelola yang Lebih Modern

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:36

Selengkapnya