Berita

Petugas keamanan memeriksa lokasi ledakan bom di distrik Bajaur di provinsi Khyber-Pakhtunkhwa pada 31 Juli 2023/Net

Dunia

Kutuk Bom Bunuh Diri, China Dukung Pakistan Perangi Terorisme

SELASA, 01 AGUSTUS 2023 | 06:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah China ikut mengutuk keras serangan bom bunuh diri yang menewaskan puluhan warga sipil di Pakistan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China mengatakan pada Senin (31/7), pihaknya sangat terkejut dengan serangan yang terjadi pada Minggu, dan berduka untuk para korban, serta menyampaikan simpati kepada keluarga dan orang-orang yang terluka.

"Tiongkok dengan tegas mendukung Pakistan dalam memajukan tindakannya untuk melawan terorisme dan dengan tegas berkomitmen untuk memberantas terorisme, menegakkan stabilitas sosial, dan melindungi kehidupan masyarakat," kata juru bicara itu, seperti dikutip dari CGTN.


Laporan terbaru menyebut sedikitnya 54 orang, termasuk 23 anak-anak, kehilangan nyawa, dan lebih dari 100 lainnya cedera dalam ledakan bom yang menargetkan unjuk rasa yang diadakan pada Minggu di Bajaur, sebuah distrik suku di provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan.

Pada Senin kelompok negara Islam mengaku bertanggung jawab.

"Seorang penyerang bunuh diri dari Negara Islam meledakkan jaket peledaknya di tengah kerumunan di Khar," kantor berita kelompok jihad Amaq mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya