Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy melakukan perjalanan ke Arab Saudi pada bulan Mei untuk menghadiri KTT Liga Arab yang diadakan di Jeddah/Net

Dunia

Putaran Kedua Pembicaraan Damai Ukraina Digelar di Arab Saudi, China Diharapkan Hadir

SELASA, 01 AGUSTUS 2023 | 06:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kerajaan Arab Saudi dijadwalkan menggelar putaran kedua pembicaraan damai Ukraina pada 5 Agustus 2023, mengikuti putaran pertama pembicaraan damai di Kopenhagen pada Juni.

Juru Bicara Uni Eropa Nabila Massrali dalam keterangannya mengatakan bahwa pejabat senior UE akan menghadiri pertemuan dengan sekitar 40 perwakilan negara lainnya.

“Pertemuan ini akan memberikan kesempatan untuk pertukaran lebih lanjut dengan mitra global dan Ukraina mengenai Formula Perdamaian Ukraina. Ini sebagai persiapan untuk KTT Perdamaian Global yang akan datang,” kata Massrali kepada The National, Senin (31/7).


“Setiap prakarsa untuk perdamaian yang komprehensif, adil dan abadi di Ukraina, harus didasarkan pada penghormatan penuh atas kemerdekaan, kedaulatan, dan integritas teritorialnya dalam batas-batas yang diakui secara internasional,” tambah Massrali.

Sumber Kementerian Luar Negeri Saudi sebelumnya mengatakan kepada The National bahwa pembicaraan kemungkinan akan diadakan di Jeddah.

Beberapa negara dilaporkan telah mengkonfirmasi kehadiran mereka, termasuk Afrika Selatan dan Polandia, menurut Wall Street Journal, yang pertama kali melaporkan rincian pertemuan tersebut pada Sabtu (29/7).

WSJ mengatakan pertemuan itu akan berlangsung selama dua hari, pada 5 dan 6 Agustus.

Perwakilan Kementerian Luar Negeri Belanda mengatakan bahwa mereka juga akan menghadiri dan menyambut pertemuan yang akan membahas 10 poin rencana perdamaian Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky yang diumumkan pada Desember 2022.

Dipilihnya Arab Saudi sebagai tuan rumah secara luas dipandang sebagai upaya Ukraina dan pendukung baratnya untuk merayu dunia Selatan.

Pejabat Barat dilaporkan berharap Arab Saudi akan bisa meyakinkan China untuk berpartisipasi dalam pembicaraan tersebut, di mana Beijing absen dalam putaran pembicaraan sebelumnya di Denmark.

Kunjungan terakhir Zelensky ke Arab Saudi adalah selama KTT Liga Arab baru-baru ini ketika dia berusaha menggalang dukungan Arab untuk Ukraina menyusul invasi Rusia tahun lalu.

Konfirmasi kehadiran UE datang ketika wakil sekretaris jenderal layanan aksi eksternal blok itu, Enrique Mora, menjamu Rayed Krimly, kepala perencanaan kebijakan di Kementerian Luar Negeri Saudi, di Brussel.

“Diskusi yang luar biasa hari ini di Brussel dengan Dr Rayed Krimly tentang isu-isu yang menjadi kepentingan bersama,” tulis Mora di X, yang dulu bernama Twitter.

“Masa-masa yang menantang membutuhkan kemitraan yang kuat. UE berkomitmen untuk lebih memperluas kemitraannya dengan Arab Saudi untuk mengatasi tantangan di kawasan dan sekitarnya," lanjutnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya